Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Cegah peredaran Vaksin Palsu, Dinkes Sambangi Klinik

0

dr. Anton SuwindroPALEMBANG, jurnalsumatra.com – meski telah beredarnya vaksin palsu di Kota Palembang tentu sangat mengkhawatirkan masyarakat, untuk mencegah semakin beredarnya vaksin maka Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang terjun langsung dengan mendatangi klinik yang selama ini menerima vakisn dari distributor bukan dari agen resmi Dinkes.

Kepala dinkes palembang, Dr Anton mengatakan adanya vaksin palsu yang ditemukan yaitu vaksin (Anti Tetanus Serum) bukan vaksin anti biotik bagi bayi, mengurangi kekebalan tubuh, untuk itu jika ada bayi mengunakan vaksin palsu akan mengurangi kekebalan tubuh sehingga mudah terterkena penyakit.

Untuk mengantipasi beredarnya vaksin palsu di masyarakat pihaknya melakukan sosialiasi dengan mendatangi klinik sehingga para pemilik dapat membedakan mana vaksin yang palsu dan asli.

“Kami melakukan pembinaan secara langsung kepada para pemilik klinik sehingga tidak ada korban masyarakt yangg menggunakan vaksin palsu,”kata Anton, Kamis (14/7).

Anton memastikan bahwa vaksin yang dikonsumsi oleh masyarakat selama ini asli karena barang yang diterima oleh puskesmas dari dinkes palembang yang sudah asli 100 persen. Karena Dinkses mendapatkan vaksin dari kementrian kesehatan secara langsung.

“Kalau ada klinik yang terbukti memperjualbelikan vaksin palsu yang bertangungajwab untuk menindak badan POM bukan kami, oleh karena itu klinik untuk waspada terhadap vaksin palsu,”ujar dia Menurut Anton, kalau masyarakat sulit membedakan mana vaksin palsu maupun yang asli karena perbedaannya bukan pada tutup atau botol namun pada kode produk sehingga sulit dibedakan, vaksin palsu yang asli sama dengan uang palsu.(eka)