Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Dishub Pasang Trafic Light Guna Melancarkan Rute Baru

0
Dishub Pasang Trafic Light Guna Melancarkan Rute Baru

Dishub Pasang Trafic Light Guna Melancarkan Rute Baru

Palembang, jurnalsumatra.com – Sejak penutupan areal BKB (Benteng Kuto Besak) yang telah ditetapkan pemerintah kota Palembang dengan pengalihan jalan dan membuka rute baru, beberapa dinas terkaitpun ikut terjun kelapangan untuk mensosialisasikan rute jalan tersebut dengan pemasangan Trafic Light didepan Kantor Pos/Lapas untuk membelok kekanan arah kantor pos dan didepan Tugu Monpera untuk jalan kearah Merdeka.

Karena belum banyak yang tahu perubahan tersebut pihak yang terkait terutama Dinas Perhubungan menjadi kewalahan dengan banyak sopir pribadi dan angkot yang masih membandel dengan rute yang baru tersebut dengan melakukan pemasangan Trafic Light dan Pembukaan jalur baru di depan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Wanita di jalan Merdeka yang terpaksa harus mengubah arus lalu lintas menuju Ampera melalui AK Gani. Hal ini bertujuan untuk meminimalisasi dampak kemacetan akibat penutupan jalan di kawasan BKB , Kamis(14/07).

Kepada jurnalsumatra.com Kepala Dishub kota Palembang Sulaiman Amin mengatakan “Kami sudah mengsosialisasikan terlebih dulu mengenai perubahan lalu lintas ini dan pada hari ini baru tahap uji coba dengan pemasangan Trafic Light dan pembukaan rute baru depan Lapas merdeka,” ungkapnya saat ditemui di jalur baru yang tengah diatur Dishub.

Dikatakannya, perubahan arus lalu lintas (lalin) kendaraan angkutan dari BKB beralih ke Jalan DR Ak Gani melintasi Monpera menjadi satu arah bagi kendaraan yang hendak menuju Ampera dan sudah melakukan audensi dengan pihak pengusaha angkutan, terkait pemindahan arus lalu lintas ini dan mereka nampaknya setuju karena masih dapat mengambil penumpang di kawasan ampere dan pihaknya bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Sat PolPP) berjaga di titik-titik yang diperkirakan akan terjadi kemacetan dalam uji coba jalan tersebut.

Lebih lanjut dikatakannya, saat ini sudah dipasang stayger permanen agar lebih leluasa kendaraan melintas dan untuk mengurangi kemacetan di taman putaran Masjid Agung.

Dan inilah rute baru seperti penjelasannya, baik angkutan Umum dan angkutan Pribadi dari Ampera-Bukit Besar, Ampera-Perumnas, Ampera-Tangga Buntung, dan Ampera-Pakjo diwajibkan untuk melalui trayek dari arah jalan merdeka-Jl. Rumah Bari-Bek Ang Dam, Jl. Sekanak kembali ke Jl. Merdeka (berputar di belakang Kantor Walikota Palembang.

Sementara untuk rute angkutan umum Ampera-Plaju, Ampera-Karyajaya dan Ampera-Pasar Induk wajib melalui ruas jalan dari arah Jembatan Ampera urun di Jl. Nusa Indah-Terminal Ampera-bawah jembatan Ampera-Jl. Tengkuruk – selanjutnya naik ke atas jembatan Ampera (berputar di bawah jembatan Ampera).

Asisten I Drs, Harobin Masofa yang juga berada di lapangan mengatakan kepada jurnalsumatra.com  “Pada intinya kita ingin menata kota Palembang agar elok, nyaman dan yang lainnya, salah satunya mengenai pengaturan lalulintas, karena sebelumnya kendaraan ini masuk jalan BKB, dan sekarang ini BKB sudah disiapkan untuk public agar nyaman bisa berwisata dengan tenang maka seluruh kendaraan ini tidak diperbolehkan lagi masuk areal tersebut, makanya kita merekayasa kendaraan ini lewat lurus dan masuk melewati kantor pos dan masuk ke jalan antara mompera dengan museum terus ke Ampera yang tidak diperbolehkan itu tidak boleh melewati BKB.” Jelasnya.

“Dengan ada nya rute baru ini, taman yang ada diantara kantor pos dan lapas akan diperkecil dan kendaraan yang macet sekarang ini bisa kembali lancer, dan setelah saya tanyain kepada para supir tersebut rata-rata merasa senang karena pengujung kantor pun bisa langsung sampai ditempat tidak perlu memutar kembali.” Pungkasnya. (edchan)