KPU Libatkan BNN Dalam Pilkada Muba

0

konsen-persiapan-pemilu-2014-kpu-percepat-pelaksanaan-pilkadaPalembang, Jurnalsumatra.com – Tidak ingin kecolongan lagi dalam keterlibatan kepala daerah menggunakan narkoba, KPU bakal melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam seleksi calon kepala daerah pada Pilkada serentak tahun depan. Tidak terkecuali bagi Pilkada di Muba, 15 Februari 2017 nanti.

“Saat pendaftaran, syarat yang harus dilengkapi adalah keterangan sehat dari Rumah Sakit dan bebas Narkoba dari BNN,” kata ketua KPU Sumsel, Aspahani kepada wartawan, Kamis (14/7).

Diakuinya, KPU tidak ingin kejadian kepada daerah di Sumsel terlibat narkoba kembali terulang, sehingga berbagai upaya dilakukan termasuk tes narkoba dari BNN. Hanya saja mekanisme tes seperti apa KPU tidak tahu. “Ya apakah nanti ketika pemeriksaan tes darah dan rambut, kita serahkan sepenuhnya kepada BNN,” ungkapnya.

Dijelaskan, saat ini Pilkada Muba sudah memasuki tahapan seleksi Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan penerimaan data penduduk pentensial pemilih pemilu (Pemilu) dari Kemdagri. “Pemberlakuan surat BNN ini sama antara calon dari partai politik dan jalur perseorangan,” ungkapnya.

Khusus Muba, katanya, untuk perseorangan syaratnya dukungan minimal 8,5 persen dari jumlah penduduk yang tersebar minimal 50 persen daerah, artinya jika Muba 14 Kecamatan harus tersebar di 8 Kecamatan. “Muba berdasarkan DPT terakhir sebanyak 38.914, berarti minimal dukungan untuk perseorangan sebanyak 457.803 dukungan,” papar Aspahani.

Dukungan ini, lanjutnya, harus diserahkan saat mendaftar calon independen pada 13 Agustus-15 September. Jika sudah diverifikasi maka menjadi syarat untuk mendaftar pasangan calon yang dijadwalkan pada 19-21 September. “Kami penyelenggara prinsipnya mempermudah dan tetap akan berpatokan pada aturan dalam penyelenggaraan Pilkada ini,” pungkasnya. (eka)