Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


AKD DPRD Palembang Dirolling Untuk Tingkatkan PAD

0
Pemkot Palembang Dispensasi PNS Telat Bekerja

AKD DPRD Palembang Dirolling Untuk Tingkatkan PAD

PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palembang akhirnya melakukan perombakan anggota Komisi dan alat kelengkapan dewan (AKD). Hal ini Sesuai dengan tata tertib (tatib) DPRD Palembang, setelah lebih dari satu tahun menempati satu Komisi parlemen wajib melakukan rolling jabatan. Hal ini dilakukan sebagai penyegaran agar semua anggota legislatif dapat memahami fungsi dan tugas disetiap Komisi dan AKD.

“Rolling Komisi dan AKD memang sudah diatur di tatib agar semua anggota dapat memahami fungsi dan tugasnya,” kata Wakil Ketua DPRD Palembang Muliadi, pada Rapat Paripurna DPRD Palembang, Senin (18/7).

Berdasarkan data yang dihimpun, semua ketua Komisi di rolling. Pomi Wijaya yang sebelumnya menjabat sebagai ketua Komisi I kini hanya menjadi anggota. Pomi tetap berada di Komisi I.

Sedangkan Endang Larasati dipercaya sebagai ketua Komisi I dengan Fauzi Ahmad menjabat sebagai Wakil Ketua. Chandra Darmawan yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Komisi II kini didampuk sebagai ketua Komisi II.

Di Komisi III Firmansyah Hadi menjabat ketua, sementara Syahril Eddy menempati jabatan sebagai ketua Komisi IV. “Anggota yang di rolling mulai hari ini sudah menempati posisi yang baru,” ujar Muliadi.

Dorong Peningkatan PAD Palembang

Perombakan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dilakukan namun Komisi II DPRD Palembang yang sebagian besar diduduki muka baru, namun Komisi II berjanji akan mengawal pendapatan asli daerah (PAD) sehingga APBD Palembang pada tahun ini akan mengalami peningkatan.

“pemerintah harus melakukan optimaliasi sektor-sektor lumbung PAD sehingga dengan itu PAD Palembang paa tahun ini mengalami peningkatan yang signifikan,”kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Palembang, Lailata Ridha, ditemui usai menghadiri rapat paripurna dengan agenda laporan pertangungjawaban Walikota Palembang anggaran tahun 2015, Senin (18/7).

Tidak hanya itu saja, menurut politisi Golkar ini pemerintah juga harus mencegah terjadinya kebocoran karena kebocoran akan menyebabkan kerugian bagi pemerintah. Oleh karena itu kebocoroan PAD harus dicegah sedini mungkin.

“kami juga segera melakukan koordinasi dengan SKPD sebagai mitra Komisi II, dengan koordinasi tersebut dapat menghasilkan apa saja yang mesti difokuskan oleh mitra, termasuk juga dengan Dispenda dan PD Pasar,“ujar dia.

Sementara itu, sesuai dengan tata tertib (tatib) DPRD Palembang, setelah lebih dari satu tahun menempati satu Komisi parlemen wajib melakukan rolling jabatan. Hal ini dilakukan sebagai penyegaran agar semua anggota legislatif dapat memahami fungsi dan tugas disetiap Komisi dan AKD.

“Rolling Komisi dan AKD memang sudah diatur di tatib agar semua anggota dapat memahami fungsi dan tugasnya,”kata Wakil Ketua DPRD Palembang Muliadi.

Semua ketua Komisi di rolling. Pomi Wijaya yang sebelumnya menjabat sebagai ketua Komisi I kini hanya menjadi anggota. Pomi tetap berada di Komisi I.Sedangkan Endang Larasati dipercaya sebagai ketua Komisi I dengan Fauzi Ahmad menjabat sebagai Wakil Ketua. Chandra Darmawan yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Komisi II kini didampuk sebagai ketua Komisi II.(eka)