DIKPORA Mataram Pantau Kegiatan MOS

0

Mataram, jurnalsumatra.com- Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Mataram H Sudenon melakukan pemantauan hari pertama pelaksanaan masa orientasi siswa pada sejumlah sekolah di kota itu.
“Pemantauan kegiatan masa orientasi siswa (MOS), dimaksudkan untuk melihat secara langsung apakah pelaksanaan MOS di sekolah-sekolah sesuai dengan aturan atau tidak,” katanya kepada sejumlah wartawan di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin.
Pemantauan pelaksanaan MOS tersebut terkait dengan Permendikbud RI Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru.
Dimana dalam Pemendikbud tersebut, katanya, dijelaskan bahwa kegiatan MOS mulai tahun ajaran 2016/2017 dilaksanakan lebih senderhana dan meniadakan kegiatan yang tidak mendidik.
Artinya, tidak ada lagi kegiatan-kegiatan yang dinilai tidak mendidik atau kegiatan aneh-aneh seperti menggunakan kaos kaki lain sebelah, tas karung atau kantong kresek, membawa empeng, dan lainnya.
“Alhamdulillah dari hasil pantuan kami ke SMPN 8 Mataram, tidak ada kegiatan-kegiatan tersebut, sekolah sudah melakukan kegiatan MOS sesuai dengan ketentuan dan tidak ada pelibatkan senior semua ditangani tenaga pengajar,” ujarnya.
Dikatakan, tidak adanya temuan kegiatan MOS di luar aturan pada hari pertama ini karena jauh sebelumnya Dikpora telah menyampaikan informasi aturan Permendikbud RI Nomor 18 Tahun 2016 kepada semua kepala sekolah.
“Kalau sampai ada yang melakukan MOS di luar aturan, sekolah itu berarti belum pernah membaca aturan atau surat yang kita edarkan,” sebutnya.
Menurutnya, kegiatan pemantauan MOS tersebut akan dilakukan selama tiga hari ke depan untuk menjamin bahwa aktivitas MOS mengacu pada Permendikbud RI Nomor 18 Tahun 2016.
Ia mengatakan, jika dalam pengawasan itu ditemukan adanya sekolah yang melaksanakan MOS dengan sistem perpeloncoan seperti tahun-tahun sebelumnya, pihaknya akan memberikan sanksi teguran.
“Jika teguran tidak mempan, kita akan berikan peringatan tertulis dan selanjutnya diproses sesuai dengan ketentuan yang ada,” kata Sudenom.(anjas)

Share.