Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Indonesia Ajak Asia-Eropa Atasi Akar Masalah Terorisme

0

Jakarta, jurnalsumatra.com – Pemerintah Indonesia dalam sesi retreat Konferensi Tingkat Tinggi “Asia-Europe Meeting” (KTT ASEM) ke-11 mengajak negara-negara Asia dan Eropa untuk melakukan upaya bersama mengatasi aksi terorisme dari akar penyebab masalahnya (root causes).
“Kita jangan hanya melihat kapan dan dimana suatu tindakan terorisme terjadi. Kita juga harus melihat lebih dalam akar permasalahan penyebab aksi teror tersebut,” ujar Wapres Jusuf Kalla, seperti disampaikan dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Senin.
Pernyataan tersebut disampaikan Wapres RI dalam sambutannya pada hari kedua KTT ASEM ke-11 di Ulan Bator, Mongolia pada 16 Juli 2016.
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menghadiri sesi retreat didampingi oleh Wakil Menteri Luar Negeri RI A.M. Fachir. Pertemuan itu juga dihadiri oleh para pemimpin negara anggota ASEM lainnya.
Pada kesempatan itu, Wapres Jusuf Kalla menyampaikan bahwa aksi terorisme saat ini telah meluas dari negara gagal (failed-state) ke negara-negara yang stabil.
Untuk itu, kata dia, diperlukan kerja sama rekonstruksi pembangunan politik, ekonomi, dan sosial untuk menanggulangi akar permasalahan terorisme di negara-negara gagal tersebut.
Pernyataan Wapres RI itu didukung oleh beberapa pemimpin negara-negara ASEM.
Wapres Jusuf Kalla juga menekankan bahwa aksi unilateralisme terhadap negara-negara gagal justru memperkuat timbulnya reaksi negatif yang lebih luas.
“Terorisme dijadikan sebagai ekspresi luapan kemarahan rakyat dari negara-negara yang diserang,” kata dia.
Wapres juga menekankan bahwa tindakan unilateral dapat dinilai sebagai bentuk dari radikalisme negara (state-radicalism).
Dalam pertemuan itu, para pemimpin ASEM kembali menyampaikan keprihatinan dan mengutuk keras sejumlah serangan teroris yang terjadi di berbagai belahan dunia, khususnya di kawasan Asia dan Eropa, terutama untuk aksi teror yang baru saja terjadi di Nice, Prancis pada 15 Juli 2016.
Selain itu, para pemimpin negara ASEM sepakat untuk lebih meningkatkan kerja sama internasional untuk menanggulangi terorisme dan penyelesaian hukum terhadap pelaku terorisme sesuai dengan piagam PBB dan hukum internasional.(anjas)