Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


KPU: Agustus Penyerahan Syarat Dukungan Calon Perseorangan

0

     Kupang, jurnalsumatra.com – Juru Bicara Komisi Pemilihan Umum Kota Kupang Lodowyk Frederik mengatakan, pada Agustus mendatang bakal calon wali kota dan wakil wali kota jalur perseorangan harus  menyerahkan syarat dukungan untuk diverifikasi lembaga penyelenggara itu.
“Jika dalam seleksi ternyata tidak penuhi sejumlah syarat maka KPU akan nyatakan paket bakal calon itu dinyatakan tidak memenuhi syarat,” katanya kepada Antara di Kupang, Jumat.
Dia mengatakan, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi pasangan bakal calon dari jalur perseorangan untuk bisa lolos mengikuti tahapan selanjutanya, yaitu pendaftaran untuk bertarung dalam ajang politik lima tahunan di wilayah ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur itu.
Jumlah syarat dukungan yang harus mencapai 22.417 baik berupa dokumen kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK) atau keterangan domisili.
Jumlah 22.417 itu sudah merupakan ketentuan yang diwajibkan dengan menghitung 18 persen dari total daftar pemilih tetap (DPT) pemilu sebelumnya. Dalam konteks itu, pemilu sebelumnya adalah pemilihan presiden dan saat itu DPT Kota Kupang berada pada angka 263.719 pemilih. “Maka jika dikalkulasi hasilnya angka 22.417 itu,” katanya.
Jumlah dukungan sebanyak 22.417 itu harus menyebar di lebih dari 50 persen kecamatan yang ada. Karena Kota Kupang memiliki enam kecamatan, maka untuk penuhi syarat ini, maka penyebaran dukungan harus berada di minimal empat kecamatan.
Syarat lainnya, semua dukungan yang ada harus dibuatkan dalam bentuk ‘soft coppy’ dan dalam bentuk ‘excel’ dan ‘hard coppy’, dengan penataan berurutan sama untuk dua bentuk aplikasi dokumen itu.
“Jadi wajib sama isi dan segala bentuknya antara soft coppy dan hard coppy-nya. Ini wajib dilakukan dan dipenuhi,” katanya.

     Jika dalam perjalanan salah satu atau seluruh syarat yang diberikan tidak dipenuhi, maka KPU selaku penyelenggara akan memutuskan pasangan calon tersebut dinyatakan tidak memenuhi syarat.
Hal ini tentu harus menjadi perhatian sehingga pasangan calon tidak lagi terjebak dengan hal-hal yang sifanya administratif itu.
Durasi masa penyerahan syarat dukungan itu, kata Lodowyk, dimulai pada 6 hingga 10 Agustus 2016. “Dalam durasi itulah pasangan calon perseorangan melakukan penyerahan syarat dukungan,” katanya.
Jika seluruh syarat yang diwajibkan dipenuhi, maka tahapan selanjutnya pasangan yang lolos akan mengikuti pendaftaran pasangan calon bersama paket lainnya yang masuk dari jalur partai politik pada 19-21 September 2016.
Pascamasa pendaftaran, KPU lalu melakukan verifikasi terhadap seluruh syarat dukungan yang ada, untuk selanjutnya menentukan paket tersebut layak ditetapkan atau tidak.
Jika dalam perjalanan verifikasi yang dilakukan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) dengan sistem sensus, datang dari rumah ke rumah (bertatap langsung dengan warga) itu, ternyata masih ada terdapat kesalahan, pendobelan, fiktif atau hal lainnya, maka pasangan diberikan waktu untuk memperbaiki.
Jika dalam masa tenggat perbaikan tidak bisa dilakukan untuk penuhi syarat yang ada, maka KPU akan menyatakan paket tersebut tidak memenuhi syarat dan dinyatakan gugur.
Dengan demikian maka paket tersebut tidak bisa diikutikan dalam tahapan penetapan pasangan calon pada 22 Oktober yang dilanjut dengan penarikan nomor undian pada 23 Oktober 2016 mendatang.
Hal ini kembali diingatkan agar pasangan calon perseorangan dan timnya segera mempersiapkan segala syarat yang ada agar bisa berjalan lancar di setiap tahapannya.(anjas)