Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Aset Pemkab Kupang Tidak Akurat

0

        Kupang, jurnalsumatra.com -  Pemerintah Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), belum melakukan pendataan secara akurat terhadap aset pemerintah sehingga selalu mendapat opini wajar dengan pengecualian (WDP/Qualified opinion  ) dari Badan Pemeriksa Keuangan RI.
“Harus diakui persoalan aset masih menjadi kendala. Banyak aset pemerintah masih tercecer sehingga perlu dilakukan pendataan ulang, penilaian WDP dari BPK itu karena faktor aset pemerintah yang belum terdata secara baik,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kupang, Hendrik Paut kepada Antara di Oelamasi, ibu kota Kabupaten Kupang, 38 km arah Timur Kota Kupang, Selasa.
Ia mengatakan, tercecernya berbagai aset milik pemerintah Kabupaten Kupang, sudah berlangsung lama sebagai dampak dari pemekaran wilayah Kabupaten Kupang menjadi tiga wilayah otonomi baru yaitu Kabupaten Rote Ndao, Kota Kupang dan Sabu Raijua.
Pemekaran wilayah itu, menyebabkan inventaris milik kabupaten induk ada yang diserahkan kepada kabupaten pemekaran, namun sebagian aset itu masih terdata dalam daftar inventaris pemerintah Kabupaten Kupang.

    “Proses pendataanya yang belum dilakukan secara akurat, bahkan sebagian aset milik pemerintah daerah ada yang tidak terdata dalam daftar inventaris,” tegasnya.
Menyikapi hal itu, pihaknya sudah menginstruksikan kepada semua pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di daerah ini, untuk melakukan inventarisasi ulang semua aset pemerintah di setiap intansi.
“Data-data aset belum lengkap semua. Pemkab Kupang telah membentuk tim khusus untuk melakukan pendataan ulang aset-aset pemerintah di semua SKPD di daerah ini,”tegas Hendrik Paut.
Ia mengatakan, penilaian WDP dari BPK RI juga berkaitan dengan  tidak akuratnya penilaian nilai aset milik pemerintah di Kabupaten Kupang.
“Laporan keuangan tentang penilaian nilai aset oleh Pemkab Kupang belum sesuai standar sehingga tidak bisa menyakinkan BPK sebagai lembaga auditor tentang nilai aset yang ada saat ini,” tegasnya.(anjas)