Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Deteksi Kanker Serviks Sejak Dini

0

Pekanbaru, jurnalsumatra.com – Wali Kota Pekanbaru Provinsi Riau, Firdaus meminta kaum perempuan di daerah itu agar segera memeriksakan diri secara dini mendeteksi kanker serviks (leher rahim) melalui  pemeriksaaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) di Puskesmas.
“Ibu-ibu gampang melakukan pemeriksaan karena kini bisa datang ke Puskesmas dan sarana penunjang lain bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Lebih baik mencegah dari pada mengobatinya, selain biaya mahal juga membutuhkan waktu lama untuk pemulihan,” kata Wali Kota Pekanbaru Firdaus MT di Pekanbaru, Jumat.
Imbauan tersebut disampaikannya dalam rangkaian kegiatan pemeriksaaan IVA digelar BPJS Kesehatan Kota Pekanbaru –serentak seluruh Indonesia– dan untuk tingkat kota Pekanbaru dipusatkan di Puskesmas Rawat Inap, Sidomulyo.
Menurut Firdaus, mendeteksi potensi penyakit kanker leher rahim secara dini akan lebih baik, karena ketika sudah menderita kanker maka penyekit itu sulit disembuhkan bahkan bisa mengakibatkan kematian.
Oleh karena
itu, katanya, Pemerintah Kota Pekanbaru terus mengedukasi masyarakat tentang hidup sehat melalui Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) –sebagai bagian dari upaya promotif– guna mewujudkan Kota Pekanbaru sebagai kota metropolitan yang madani.
“Warga Pekanbaru adalah masyarakat yang berperadaban, maju dan berkualitas serta sehat  secara rohani dan jasmani. Secara rohani yakni menaati ajaran agama yang kuat, mencintai, memahami dan menjalankan kehidupan sesuai tuntutan Islam,” katanya.
Untuk sehat jasmani, katanya, tiap warga perlu melaksanakan program promotif, preventif dan kuratif antara lain melalui PHBS itu.
Dalam mendukung upaya promotif, katanya,  tiap warga  harus aktif dalam kegiatan menjaga kesehatan dengan baik, misalnya melakukan cek darah idealnya sekali dalam enam bulan untuk mengetahui kondisi kesehatan dan penyakit.
“Jika kita lebih dini mengetahui terjangkit penyakit maka akan bisa mencegahnya untuk tidak menjadi lebih parah lagi, karena itu mencegah lebih baik dari pada mengobatinya,” katanya.
Fidaus mengatakan, Pemkot Pekanbaru lebih menggencarkan pendataan ulang keluarga miskin agar kaum ibu di daerah itu yang belum bisa mendapatkan pelayanan scrining  IVA segera bisa terjaring.
“Pendataan keluarga miskin akan diperbaharui lagi sehingga mereka yang benar-benar berasal dari keluarga tidak mampu mendapatkan pelayanan termasuk untuk program IVA dan Pasmear guna menekan kasus kanker leher rahim yang menjadi pembunuh nomor satu bagi perempuan Indonesia itu,” katanya.(anjas)