Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


KBRI Kuala Lumpur Pulangkan 20 TKI Bermasalah

0

Jakarta, jurnalsumatra.com – Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur memulangkan sebanyak 20 tenaga kerja Indonesia yang mengalami masalah di Malaysia, pada Jumat (29/7).
Keterangan pers KBRI Malaysia yang diterima di Jakarta, Selasa, menyebutkan keduapuluh TKI yang mengalami masalah untuk medapatkan hak-haknya seperti gaji selama bekerja, dipulangkan ke Tanah Air setelah diselesaikan kasusnya.
Sebelumnya, para TKI tersebut sempat tinggal di tempat perlindungan (shelter) di KBRI Kuala Lumpur.
Dalam periode 1 Januari 2016 hingga 29 Juli 2016, KBRI Kuala Lumpur telah memulangkan sebanyak 531 orang WNI atau TKI yang mengalami masalah di Malaysia.
Sepanjang 2015, KBRI Kuala Lumpur telah memulangkan sebanyak 1.907 orang WNI, yang terdiri dari 703 laki-laki dan 1.204 perempuan.
Dari jumlah WNI tersebut, sebesar 25,1 persen berasal dari Jawa Timur; 17,7 persen dari Sumatera Utara; 11 persen dari Aceh; 8,3 persen dari DKI Jakarta; enam persen dari NTT; 5,9 persen dari Jawa Barat; dan 5,9 persen dari NTB.
KBRI Kuala Lumpur setiap tahun menangani ribuan kasus yang dihadapi oleh para WNI dan atau TKI di Malaysia. Pada 2015, sebanyak 1.964 kasus berhasil diselesaikan oleh KBRI.
Dari jumlah tersebut, terdapat berbagai jenis kasus, antara lain masalah tidak betah bekerja, gaji tidak dibayar, sakit, kekerasan fisik, perdagangan manusia, pelecehan seksual.
Dari kasus-kasus gaji yang tidak dibayarkan dan permasalahan asuransi yang dihadapi para TKI sepanjang 2015, KBRI Kuala Lumpur telah berhasil mengupayakan penyelesaian kasus dengan jumlah uang yang berhasil dibayarkan sekitar 1,3 juta Ringgit Malaysia atau sekitar Rp6,3 miliar.
KBRI Kuala Lumpur menyatakan akan terus menempatkan permasalahan perlindungan WNI sebagai prioritas utama sesuai dengan kewajiban perwakilan Republik Indonesia di luar negeri, sesuai dengan peraturan perundang-undangan nasional serta hukum dan kebiasaan internasional.(anjas)