Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Kekurangan Tempat, Pedagang Berjualan Dipinggir Jalan

0
H-1 GMT Pasar 16 ilir Masih dipenuhi pedagang K5

Kekurangan Tempat, Pedagang Berjualan Dipinggir Jalan

PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Untuk sementara waktu puluhan pedagang harus rela bertransaksi jual beli dipigir jalan Soak Bato 26 Ilir. Aktifitas ini tidak lain karena Pasar Soak Bato akan direvitalisasi hingga 5 bulan kedepan.

Revitaliasi yang menelan anggaran mencapai rp 10 miliar bantaun dari Kemenetrian Perdagang akan dibangun menjadi dua tinggkat, pasar ini sebelumnya terkesan kumuh dan kotor sehingga tidak membuat nyaman bagi para pedagang maupun pembeli, dengan revitaliasi ini kawasan ini akan menjadi lebih nyaman dan aman, hingga menjadi salah satu pasar moderen terbaik di Palembang.

Pantauan jurnalsumatra.com dilokasi, tidak hanya berjualan di jalan Soak Bato namun pedagang hingga berjualan didepan Puskemas Merdeka sehingga menggangu arus lalulintas, pedagang ini terpaksa berdagang diluar area jalan Soak bato karena lahan yang tersedia tidak cukup untuk menampung pedagang yang ada.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop), Dewi Isnaini mengungkapkan hal tersebut terpaksa dilakukan karena lahan tempat relokasi yang semula direncanakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang di beberapa titik dengan meminjam lahan milik masyarakat tidak berhasil mendapatkan izin dari warga.

“”Semula kita rencanakan memang di dalam pemukiman penduduk tidak dipinggir jalan seperti ini. Namun, ini terpaksa kita lakukan karena lahannya kurang, kita tidak berhasil meminjam lahan milik warga tersebut,”kata Dewi, Selasa (2/8)

Dewi menerangkan, sebelum keputusan ini diambil, pihaknya telah terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan pihak terkait lainnya guna menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat baik selaku pembeli, penjual serta masyarakat yang akan lewat di sekitar kawasan tersebut.

“Dari jauh hari hal ini sudah kita lakukan koordinasinya dengan pihak terkait. Karena ini juga merupakan progres dari pemkot, mau tidak mau semuanya harus terlibat baik itu mengamankan lalu lintas ataupun yang lainnya. Intinya kita semua sama-sama bersinergi dalam hal ini,”urainya.

Dirinya mengharapkan, kedepan tidak akan ada masalah apapun dalam masa pembangunan revitalisasi Pasar Soak Bato tersebut. Pedagang dihimbau bersabar untuk tetap berada dilokasi relokasi yang telah disediakan tersebut.

“Kita harap semua sesuai dengan rencana awal kita, semoga semua dilancarkan demi kenyamanan dan kebaikan kita bersama selaku masyarakat Palembang,”ungkap dia.

Sementara itu, Kepala Pasar Soak Bato, Muhammad Ayub menambahkan, relokasi ini sudah dilakukan secara kundusif dengan cara pendekatan dan sosialisasi kepada para pedagang. Sehingga hal ini tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari, para pedagang secara sukarela dapat di relokasi ke tempat baru.

“Kami bersama pihak Pemkot Palembang telah melakukan pendekatan secara persuasif kepada para pedagang. Sosialisasipun telah lama kita lakukan, kita yakinkan dalam relokasi ini nanti tidak akan ada masalah,”jelasnya.(eka)