Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


KEMENAG Minta Calon Haji Tidak Tutupi Penyakit

0

Pariaman, Sumbar, jurnalsumatra.com – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pariaman, Sumatera Barat, mengimbau calon jamaah haji tidak menutupi atau menyembunyikan penyakit.
“Petugas penyelenggara haji sebaiknya mengetahui penyakit yang diderita jamaah agar bisa menyiapkan langkah antisipasi,” kata Pengadministrasian Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Kantor Kemenag setempat, Ory Sativa Syakban di Pariaman, Selasa,
Ia mengatakan selama ini para calon jamaah haji kerap menyembunyikan penyakitnya dengan alasan tertentu. Padahal Kemenag sudah menyampaikan agar terbuka tentang penyakitnya sehingga tidak membahayakan diri sendiri.
Jika Kemenag mengetahui penyakit jamaah dari awal akan diserahkan penanganan medisnya kepada Dinas Kesehatan untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.
Ia menilai alasan yang kerap diberikan para calon jamaah haji berkaitan lamanya jadwal keberangkatan, sehingga mereka menyembunyikan penyakitnya dengan tujuan bisa berangkat pada waktu yang telah ditentukan.
“Kami juga memaklumi karena para tamu Allah tersebut telah lama menunggu, dan ketika sakit datang tetap ingin berangkat, bahkan ada yang berkeinginan meninggal di tanah suci,” jelasnya.
Terkait penyakit yang sengaja disembunyikan dan telah menahun, Dinas Kesehatan diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada calon jamaah haji agar tidak menimbulkan bahaya.
“Secara medis Dinas Kesehatan yang lebih memahami, namun kenyataannya mereka juga terkadang enggan menyampaikannya secara langsung,” ujarnya.
Kemenag sendiri satu tahun menjelang keberangkatan sudah menyampaikan kepada calon jamaah haji agar mengatur pola makan, olah raga teratur, dan berkaitan dengan kesehatan lainnya.
Ia menyebutkan pemeriksaan kesehatan dilakukan dalam tiga tahap, pertama di Puskesmas terdekat, selanjutnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).
“Pemeriksaan kesehatan di RSUD dilakukan secara menyeluruh seperti jantung, darah, mata dan sebagainya baru kemudian pemberian vaksin meningitis,” tambahnya.
Tahap pemeriksaan tersebut ditanggung pemerintah setempat, namun apabila jamaah haji ingin menambah vaksin jenis lain ditanggung sendiri.(anjas)