Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Indeks Pertumbuhan Ekonomi Sumsel Sebesar 5,05 %

0
Indeks Pertumbuhan Ekonomi Sumsel Sebesar 5,05 %

Indeks Pertumbuhan Ekonomi Sumsel Sebesar 5,05 %

Palembang, jurnalsumatra.com – Indeks Tendensi Konsumen (ITK) dan Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Selatan Semester I-2016, terkini yang dihasilkan Badan Pusat Statistik melalui Survei Tendensi Konsumen (STK). ITK merupakan indeks yang menggambarkan kondisi ekonomi konsumen pada triwulan berjalan dan perkiraan triwulan mendatang.

Seperti yang diungkapkan Kepala BPS Provinsi Sumsel Yos Rudiansyah, MM Kepada jurnalsumatra.com yang mengatakan “Jumlah sampel STK pada triwulan II-2016 sebanyak 14.600 rumah tangga di seluruh provinsi di Indonesia. Pemilihan sampel dilakukan secara panel antar waktu. Mulai Triwulan I-2015 dilakukan penyempurnaan metode pencacahan dan penghitungan ITK. Respon STK dipilih pada strata blok sensus kategori sdang dan tinggi berdasarkan wealth index dan merupakan subsample dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) khusus di daerah perkotaan.

Dikatakannya, nilai ITK Provinsi Sumatera Selatan pada triwulan II-2016 sebesar 108,05, artinya kondisi ekonomi konsumen meningkat dari triwulan sebelumnya. Sikap optimism konsumen ini berbeda dibandingkan sikap konsumen pada triwulan I-2016 yang pesimi (nilai ITK sebesar 96,44) dan meningkatnya volume konsumsi rumah tangga serta rendahnya pengaruh inflasi terhadap total pengeluaran rumah tangga mendorong kenaikan kondisi ekonomi konsumen.

“Kondisi ekonomi pada triwulan III-2016 diperkirakan sebesar 105,47, artinya kondisi ekonomi konsumen diperkirakan akan membaik. Tingkat optimism konsumen diperkirakan akan lebih rendah dibandingkan triwulan II-2016 juga perbaikan kondisi ekonomi konsumen pada triwulan III-2016 diperkirakan karena adanya peningkatan pendapatan” bebernya.

Sedangkan perekonomian Provinsi Sumatera Selatan yang diukur berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku semester I-2016 mencapai Rp. 172,83 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp. 130,87 triliun.

Lebih lanjut dikatakannya, ekonomi Provinsi Sumatera Selatan semester I-2016 terhadap semester I-2016 tumbuh 5,05 persen (c-to-c) meningkat disbanding periode yang pada tahun 2015 sebesar 4,65 persen. Dari sisi produksi pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 11,98 persen.

Menurutnya, ekonomi Provinsi Sumatera Selatan triwulan II-2016 terhadap triwulan II-2015 tumbuh 5,13 persen (y-on-y) meningkat disbanding periode yang sama pada tahun 2015 sebesar 4,71 persen. Dari sisi produksi pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Pengadaan listrik dan gas sebesar 24,98 persen. Dari sisi Pengeluaran oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah yang tumbuh sebesar 13,13 persen.

“Ekonomi Provinsi Sumatera Selatan triwulan II-2016 terhadap triwulan sebelumnya naik menjadi 3,73 persen (q-to-q). Dari sisi produksi, pertumbuhan ini disebabkan oleh Pertanian, Kehutanan dan Perikanan yang tumbuh 7,95 persen. Sedangkan dari sisi Pengeluaran lebih disebabkan oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah yang tumbuh 30,34 persen” pungkasnya. (edchan)