Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


KPU Kupang Terima Penyerahan Syarat Dukungan Perseorangan

0

     Kupang, jurnalsumatra.com – Komisi Pemilihan Umum Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mulai membuka kesempatan penyerahan syarat dukungan calon perseorangan yang akan ikut pemilihan kepala daerah di wilayah ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur itu.
“Sesuai jadwal yang tertuang dalam PKPU 4/2016, fase penyerahan syarat dukungan calon perseorangan dimulai Sabtu(6/8) hingga lima hari ke depan,” kata juru bicara KPU Kota Kupang Lodowyk Frederik di Kupang, Sabtu.
Menurut dia, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi pasangan bakal calon dari jalur perseorangan untuk bisa lolos mengikuti tahapan selanjutanya, yaitu pendaftaran untuk bertarung dalam ajang politik lima tahunan di daerah itu.
Sejumlah persyaratan itu, sebut dia, jumlah syarat dukungan yang harus mencapai 22.417 dukungan baik berupa dokumen kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK) atau keterangan domisili.
Jumlah 22.417 itu sudah merupakan kententuan yang diwajibkan dengan menghitung 18 persen dari total daftar pemilih tetap (DPT) pemilu sebelumnya.
Dalam konteks itu, pemilu sebelumnya adalah pemilihan Presiden, dan saat itu DPT Kota Kupang berada pada angka 263.719 pemilih. “Maka jika dikalkulasi hasilnya angka 22.417 itu,” katanya.

     Selanjutnya, jumlah dukungan sebanyak 22.417 itu harus menyebar di lebih dari 50 persen kecamatan yang ada. Karena Kota Kupang memiliki enam kecamatan, maka untuk penuhi syarat ini, maka penyebaran dukungan harus berada di minimal empat kecamatan.
Syarat lainnya, semua dukungan yang ada, harus dibuatkan dalam bentuk ‘soft coppy’ dalam bentuk ‘excel’ dan ‘hadr coppy’, dengan penataan berurut-urutan sama untuk dua bentuk aplikasi dokumen itu.
“Jadi wajib sama isi dan segala bentuknya antara soft coppy dan hard coppy-nya. Ini wajib dilakukan dan dipenuhi,” katanya.
Jika dalam perjalanan salah satu atau seluruh syarat yang diberikan tidak dipenuhi, maka KPU selaku penyelenggara akan memutuskan pasangan calon tersebut dinyatakan tidak memenuhi syarat.
Hal ini tentu harus menjadi perhatian, sehingga pasangan calon tidak lagi terjebak dengan hal-hal yang sifatnya administratif itu.

     Durasi masa penyerahan syarat dukungan itu, kata Lodowyk dimulai pada 6 Agustus hingga 10 Agustus 2016. “Dalam durasi itulah pasangan calon perseorangan melakukan penyerahan syarat dukungan itu,” katanya.
Karena itu diharap pasangan calon perseorangan untuk memanfaatkan waktu di kesempatan awal ini, agar bisa memiliki banyak waktu perbaikan, jika ditemukan ada yang belum lengkap. “Kalau mengambil waktu di tanggal 10 nanti maka tidak akan ada cukup waktu untuk perbaikan dokumen,” katanya.
Jika seluruh syarat yang diwajibkan itu dipenuhi, maka tahapan selanjutnya pasangan yang lolos akan mengikuti pendaftaran pasangan calon bersama paket lainnya yang masuk dari jalur partai politik pada 21-23 September 2016.
Pascapendaftaran, KPU lalu melakukan verifikasi terhadap seluruh syarat dukungan yang ada, untuk selanjutnya menentukan paket tersebut layak ditetapkan atau tidak.
“Verifikasi dilakukan dua tahap yaitu administrasi dan faktual di lapangan dengan sistem sensus,” katanya.
Jika dalam perjalanan verifikasi yang dilakukan oleh Paniti Pemungutan Suara (PPS) dengan sistem sensus, datang dari rumah ke rumah (bertatap langsung dengan warga) itu, ternyata masih ada terdapat kesalahan dan atau pendobelan dan atau fiktif dan atau hal lainnya, maka pasangan diberikan waktu untuk memeperbaiki.

     Jika dalam masa tenggat perbaikan tidak bisa dilakukan untuk penuhi syarat yang ada, maka KPU akan menyatakan paket tersebut tidak memenuhi syarat dan dinyatakan gugur.
Dengan demikian maka paket tersebut tidak bisa diikutikan dalam tahapan penetapan pasangan calon pada 24 Oktober yang dilanjut dengan penarikan nomor undian pada 25 Oktober 2016 mendatang.
Hal ini kembali diingatkan agar para psangan calon perseorangan dan timnya untuk segera mempersiapkan segala syarat yang ada, agar bisa berjalan lancar di setiap tahapannya.
“KPU sangat terbuka dan siap memberikan penjelasan untuk sejumlah konsultasi terkait pemenuhan persyaratan itu,” katanya.
Lodowyk menambahkan untuk hari pertama ini, akan ada satu pasangan calon perseorangan yang menyerahkan seluruh syarat dukungannya kepada KPU untuk diteliti. “Akan menyusul pasangan lainnya yang sudah siap dengan seluruh syarat itu,” katanya.(anjas)