Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Bupati Kupang Akan Kembangkan PAUD 3K

0

       Kupang, jurnalsumatra.com – Bupati Kupang Ayub Titu Eki menggagas pengembangan sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD) 3 K (Kantin, Kebun dan Koperasi) yang bertujuan meningkatkan kesadaran orang tua dan masyarakat untuk meningkatkan gizi anak.
“Melalui kantin diharapkan para orang tua dan masyarakat bekerja sama meningkatkan gizi anak, kebun digunakan untuk membiasakan budaya tanam dan kemandirian mengkonsumsi hasil kebun sendiri,” kata Bupati Kupang saat menerima kunjungan Direktur Pembinaan PAUD Ditjen PAUD dan Dikmas Kemdikbud, Ella Yulaelawati di Kupang, Senin.
Lebih lanjut terkait 3K terakhir, yakni koperasi diharapkan bermanfaat untuk meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga, tambah Ayub Titu.
Alokasi anggaran untuk mewujudkan gagasan PAUD 3K selain dari anggaran pendidikan diharapkan juga dapat didukung dari dana desa kareba PAUD twrsebut akan dikembangkan di desa-desa di Kabupaten Kupang, katanya.
“Tim dari Kabupaten Kupang diharapkan dapat mempresentasi program PAUD K3 pada akhir bulan Agustus.

         Sementara itu, Direktur Pembinaan PAUD Ditjen PAUD dan Dikmas Ella Yulaelawati mengatakan Kemdikbud menyambut baik gagasan tersebut karena daerah yang memahami kebutuhannya.
“Gagasan tersebut sangat baik sejalan dengan kebijakan Kemdikbud yang ingin memperkenalkan anak-anak sejak usia dini potensi yang ada di lingkungannya sendiri,” katanya.
Ia mengatakan tidak perlu repot-repot mencari contoh dari buku berbagai jenis tanaman, hewan dan serangga sebab lingkungan desa sudah menjadi laboratorium.
“Anak-anak sejak dini bisa diperkenalkan dengan potensi di lingkungannya sendiri. Misalnya diperkenalkan dengan tanaman obat, tanaman sayur,” katanya.
Lebih lanjut Ella mengatakan kunjungan ke Kabupaten Kupang itu juga berkenaan dengan ditunjuknya Kabupaten Kupang sebagai penerima bantuan Pemerintah Selandia Baru untuk 100 PAUD yang nantinya akan dilaksanakan oleh Unicef.
“Kami dan New Zealand akan lebih berkonsentrasi pada pengembangan, pengukuran dan  pemantauan perkembangan sesuai potensi anak hasil dari upaya yang dilakukan lokal,” katanya.
Pemerintah Selandia Baru memberikan bantuan dana Rp 45 miliar kepada 100 PAUD di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dana tersebut digunakan untuk mendukung fasiltas pengajaran yang akan dikelola Unicef.(anjas)