Investor Malasyia Kembali Lirik Pulo Kemaro

0
Tower Tidak Berizin Dibongkar

Tower Tidak Berizin Dibongkar

PALEMBANG, jurnalsumatra.com – 7 lokasi yang ditawari Kota Palembang kepada investor dalam dan luar negeri kembali dilirik, kali ini Investor asal Malasyia berniat akan mengembangkan Pulo Kemaro untuk menjadi salah satu destinasi wisata yang ada di Kota Palembang.

“Investor asal malaysia ini melakukan pertemuan dengan Walikota Palembang, dalam pertemuan ini investor ini berniat untuk mengembangkan Pulo Kemaro,”kataKepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) Palembang, Ratu Dewa, usai mengelar pertemuan dengan investor asal Malasyia dengan agenda invetasi Pulo Kemaro, di Rumah Dinas Walikota Palembang, Senin (8/8)

Dilanjutkan Dewa, setelah melakukan pertemuan investor ini langsung melakukan survei kelapangan untuk pengecekan, jika hasilnya memuaskan maka mereka kembali melakukan pertemuan lanjutan. “jika nantinya mereka deal untuk Pulo kemaro, maka mereka sendiri yang akan membangun, mengembangkan dan mempromosikan, karena perusahaan mereka ini sudah sangat besar,” jelasnya.

Hal ini tidak lain karena Pemerintah Kota palembang terkendala modal untuk mengembangkan Pulo Kemaro salah satu icon wisata yang ada di Palembang, dengan adanya investor yang akan mengelolanya maka Pulo Kemaro akan menjadi berkembang dan maju.

“Pak Walikota sangat menyambut baik, berapa nilai investasinya belum tahu, karena besaran invetasi tergantung dari pembangunan nanti,”kata Dewa.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Pembagunan, investasi dan ekonomi Setda Palembang, . Sudirman Tegoeh sangat tertarik apa yang ada dalam kawasan pulo Kemaro, sehingga dengan survei langsung investor ini akan melakukan MoU dengan Pemkot Palembang. “kita beharap tidak hanya pulo kemaro yang akan dilirik oleh para investor namun kawasan lain juga, dengan banyaknya investor yang menanamkan sahamnya di Palembang semakin membuat Palembang maju dan berkembang,” jelasnya.

Asian Games yang akan berlangsung tahun 2018 mendatang, ditambahkan Sudirman akan menjadi daya tarik bagi investor untuk menanamkan sahamnya di Palembang, tidak hanya itu saja Asian Games akan membuat wisatawan yang datang ke Palembang akan semakin tinggi.

Sementara itu Bungalow sebanyak 10 unit dibangun dengan menggunakan dana APBD Kota Palembang seharga Rp 480 juta per unit, sempat terbengkalai, karena belum dilengkapai dengan fasilitas air bersih listrik dan sebagainya, sehingga kondisi bungalow sempat terbengkalai, padahal bunglow sangat bagus karena dapat menampung wisatawan untuk menginap di Pulo Kemaro.(eka)