Perlu Program Nyata Entaskan Kemiskinan Papua Barat

0

     Manokwari, jurnalsumatra.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat dan seluruh kabupaten/kota di daerah ini diminta menyiapkan program yang lebih nyata untuk mengentaskan masyarakat saat ini berada di bawah garis kemiskinan.
Wakil Ketua Komisi D DPR Papua Barat Enos Rumpaidus, di Manokwari, Senin, mengatakan kemiskinan di Papua Barat masih cukup tinggi terutama di daerah perkampungan dan daerah otonomi baru.
Menurutnya, hal itu perlu mendapat perhatian serius baik oleh DPR maupun pemerintah provinsi dan kabupaten/kota setempat.
“Alam di sini subur, kaya akan potensi di darat dan laut. Tidak pantas kalau masih banyak rakyat yang miskin. Persoalan ini ironis dan sangat memprihatinkan,” kata dia lagi.
Dia mengingatkan, evaluasi perlu dilakukan terhadap program-program sosial yang selama ini dilaksanakan untuk mengentaskan kemiskinan, mengingat program pemerintah seperti bantuan sosial usaha belum mampu menekan kemiskinan di daerah itu.
Enos menginginkan ada program yang lebih efektif, efisien serta benar-benar mampu menjawab persoalan kemiskinan itu.
Selain itu, menurutnya, perlu pendekatan yang tepat agar bantuan yang disalurkan pemerintah tidak mubazir.

     Dia menyatakan, anggaran yang dikucurkan ke Papua Barat cukup besar terutama pada Program Otonomi Khusus.
Pemerintah daerah harus mampu mengelola sebagian dari anggaran tersebut untuk mengentaskan masyarakat asli Papua yang saat ini masih miskin, katanya lagi.
“Pelaksanaan program pengentasan kemiskinan harus lebih fokus, lebih serius dan terukur. Mau sampai kapan kita bertahan dengan tingginya kemiskinan di daerah ini,” ujarnya pula.
Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Papua Achmad Rohani pada wawancara sebelumnya mengatakan, kemiskinan cenderung dialami oleh masyarakat di perkampungan dan daerah yang baru dimekarkan.
Selain itu, kemiskinan cenderung dialami oleh masyarakat yang bergerak pada usaha yang bersentuhan langsung dengan sumber daya alam seperti nelayan dan petani.
Ia pun mengungkapkan bahwa kemiskinan cenderung dialami oleh masyarakat asli Papua.
Dia menegaskan, peta kemiskinan di Papua Barat sudah sangat jelas. Data kemiskinan yang disuguhkan Badan Pusat Statistik saat ini sudah “by name by address”
Hal yang harus ditingkatkan saat ini, menurutnya, adalah keseriusan pemerintah daerah.
Dia menyarankan program bantuan peralatan usaha pertanian dan perikanan yang dilakukan pemerintah terus ditingkatkan serta disertai dengan program pendampingan.(anjas)