Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Rohmat : Semua Memiliki Dukungan

0
Rohmat didampingi Budiman

Rohmat didampingi Budiman

Kayuagung, Jurnal Sumatra – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Rohmat Kurniawan SE, merespon atas adanya kekecewaan dari salah satu kandidat calon formatur saat pelaksanaan musyawarah daerah (musda) IV PAN yang dilaksanakan DPD PAN OKI di gedung kesenian,Senin (8/8/2016).

Menurut Rohmat Kurniawan SE, didampingi Budiman SH, semua itu berdasarkan penilaian dari DPW, atas dasar pertimbangan lalu munculah empat nama yakni Rohmat Kurniawan, Budiman, Hj Asmawati, dan Alfian.

“Itu merupakan penilaian DPW, jadi tidak ada upaya penjegalan terhadap salah satu calon. Jika berbicara dukungan, semua mendapat dukungan, jika dia (Triyoto, red)  mengklaim mendapat 13 dukungan, saya juga dapat dukungan 16 malah,” ujar Rohmat ketika diwawancarai Jurnal Sumatra di ruang kerjanya Selasa (9/8).

Menanggapi hal itu,Rohmat Kurniawan,SE selaku Ketua DPD PAN OKI sekaligus ketua formatur mengatakan,dalam penerimaan calon formatur ada 31 orang yang telah mendaftar dan hanya 28 orang yang mengembalikan formulir pendaftaran,lalu ke 28 nama tersebut disampaikan ke DPW PAN Provinsi Sumsel, kemudian nama-nama tersebut digodok oleh tim verifikasi DPW PAN sumsel dan muncullah 4 nama yang kemudian dibawa dalam Musda tersebut.

“Kalau ada salah satu kandidat yang berkeberatan dan kecewa lantaran tidak masuk dan terpilih dalam 4 nama formatur yang ditetapkan DPW PAN Provinsi Sumsel ya silakan saja.”tuturnya.

Lagipula,kalau hanya lantaran mengklaim telah mendapat dukungan dari 13 ketua DPC lalu kecewa tidak masuk dan terpilih dalam 4 nama formatur,perlu diketahui juga bahwa yang punya hak pilih tidak hanya ketua DPC namun sekretaris DPC dan ketua ranting pun punya hak pilih yang sama.

Oleh karena itu,dirinya juga mengklaim telah mendapat dukungan dari 11 DPC dan kalau dihitung termasuk sekretaris berarti ada sekitar 16 DPC ditambah dukungan dari semua ketua ranting.

“Kalau ini dikatakan suatu penjegalan,jelas saya katakan tidak ada yang namanya penjegalan,inikan hasil pleno,sekarang kita berpikir sederhana saja lah. Semua itu sudah melalui tahapan.”tandasnya

Kemudian,lanjut dia,adanya tudingan bahwa diantara 4 nama tim formatur yang terpilih bukanlah kader dari partai PAN,itupun tidaklah benar seperti diketahui Asmawati adalah anggota DPRD OKI dari partai PAN,dengan kenyataan itu sudah jelas ia adalah kader,sedangkan Alfian itu merupakan sekjen PARRA DPW Sumsel.

Selain itu,kata dia lagi,mengenai terdapat ketua DPC PAN OKI yang telah menyatakan sikap ingin mengundurkan diri ya silakan saja, namun kita berharap sekiranya masih dapat diperbaiki ya kita perbaiki tetapi apabila ternyata masih juga tidak dapat diperbaiki ya apa boleh buat,toh mereka juga nanti kalau merasa tidak nyaman,Ya pasti kita juga tidak nyaman.

Lalu, masih kata dia,terus kalau dikatakan selama jadi ketua tidak perhatian,coba jelaskan sebenarnya perhatian seperti apa,padahal sejauh ini setiap mereka minta bantu sudah kita urusi sampai tuntas.

Sementara itu,Budiman selaku salah satu tim formatur yang terpilih menambahkan,kalau memang mereka ingin melakukan upaya-upaya ya silakan,karena sejauh ini secara organisasi tahapan-tahapan sudah dilakukan semua sudah sesuai dengan aturan ADRT,lalu mengenai ada yang berkeberatan dan ingin mengundurkan diri ya silakan.

“Pada intinya, semua sudah melalui tahapan tahapan, kalau merasa kurang puas tidak ada larangan jika ingin mengambil jalur apa yang ditempuh,” ujar Budiman. (ATA)