Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Serapan APBD NTT 2016 Capai 33,11 Persen

0

Kupang, jurnalsumatra.com – Tingkat serapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Nusa Tenggara Timur tahun anggaran 2016 hingga semester pertama mencapai 33,11 persen.
“Serapan anggaran sudah cukup tinggi. Itu posisi hingga 30 Juni, tetapi posisi Juli sudah diatas 45 persen karena rata-rata pengerjaan proyek fisik sudah di atas 70 persen dan pengadaan barang dan jasa 80 persen,” kata Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda NTT Sipri Kelen kepada Antara di Kupang, Selasa.
Dia mengemukakan hal itu ketika ditanya seputar perkembangan serapan anggaran APBD di provinsi berbasis kepulauan itu dalam tahun 2016 ini.
Sipri Kelen menambahkan, terus berkoordinasi dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD), untuk memberi perhatian serius pada penyerapan anggaran.
“Sejak awal Januari, kami sudah mulai proses lelang, terutama pengerjaan fisik. Memang masih ada beberapa pengerjaan fisik yang belum lelang, tetapi semua yang masuk ke unit layanan pelelangan (ULP), segera dilelang,” katanya.
Dia mengatakan, khusus APBD NTT, pihaknya optimis pada akhir tahun nanti bisa mencapai 90 persen ke atas.
Mengenai APBD kabupaten/kota, dia mengatakan data-data dari daerah baru masuk ke Biro Administrasi Pembangunan dan saat ini sedang dalam proses rekap.
Begitupun APBN, semuanya masih dalam proses rekap dan diharapkan paling lambat pertengahan Agustus ini sudah bisa selesai.
“Data-data penyerapan anggaran, baik APBD provinsi, APBD kabupaten/kota dan APBN sedang direkap untuk dilakukan evaluasi,” katanya.
Dia berharap, pada akhir Agustus 2016 ini, serapan anggaran seluruhnya, rata-rata sudah bisa berada diatas 50 persen.
“Laporan saja yang belum lengkap, tatapi kami yakin serapan anggaran secara keseluruhan sudah lebih baik dari tahun 2015 lalu,” kata Sipri Kelen.(anjas)