Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


AS Dan China Mulai Mendominasi Medali

0

Rio de Janeiro, jurnalsumatra.com- Dominasi Amerika Serikat dan China semakin terlihat setelah lima hari pertandingan Olimpiade ke-31 di Rio de Janeiro, Brazil, setelah kedua negara tersebut terus memantapkan posisinya di puncak klasemen perolehan medali.
Hingga selesainya pertandingan-pertandingan hari kelima Rabu malam (Kamis WIB), Amerika Serikat memimpin dengan 11 medali emas 11 perak dan 10 perunggu. China membayangi secara ketat dengan raihan 10 emas, lima perak dan delapan perunggu.
Negara lainnya mulai tertinggal dari kedua negara tersebut dalam perburuan medali. Jepang yang berada di urutan ketiga mengantongi enam emas, satu perak dan 11 perunggu, atau selisih empat emas di bawah China.
Medali emas Amerika Serikat antara lain diraih melalui cabang menembak dan renang, sedangkan China banyak mendulang medali dari cabang angkat besi.
Brazil sebagai tuan rumah belum dapat menambah medali dan masih berada di urutan ke-17 dengan satu emas dan satu perak.
Sementara itu Indonesia belum dapat menambah medali hingga hari kelima Olimpiade ini, dan tetap dengan raihan dua perak hari cabang angkat besi.
Dalam peringkat medali, Indonesia kini berada di urutan ke-31 bersama dengan Selandia Baru dan Afrika Selatan.
Turunnya posisi Indonesia karena beberapa negara sudah dapat meraih emas pertamanya di Olimpiade 2016, di antaranya Spanyol yang hari Rabu merebut medali emas melalui perenang Mireia Belmonte pada nomor 200 meter gaya kupu-kupu putri.
Hari Rabu lifter terakhir Indonesia yang tampil adalah Deni di kelas 77 kilogram putra, namun gagal mempersembahkan medali.
Dengan demikian cabang angkat besi Indonesia sudah menyelesaikan seluruh tugasnya di Olimpiade 2016.
Ketua kontingen Indonesia Raja Sapta Oktohari mengapresiasi perjuangan tim angkat besi meskipun target medali emas belum tercapai.
Hasil dua perak itu sendiri merupakan yang terbaik dalam sejarah keikutsertaan angkat besi Indonesia di Olimpiade.
Selain juga dengan raihan dua perak tersebut setidaknya hasil Indonesia secara keseluruhan sudah melewati hasil Olimpiade London 2012 ketika Indonesia hanya medapat satu perak dan satu perunggu.
Tim angkat besi Indonesia yang terdiri atas tujuh atlet, dijadwalkan akan kembali ke Tanah Air hari Kamis waktu setempat atau Jumat WIB.
Sementara itu pada hari keenam Kamis (Jumat WIB), cabang bulu tangkis yang merupakan andalan Indonesia untuk menambah medali, akan dimulai dengan pertandingan babak penyisihan grup.
Empat pasangan Indonesia akan tampil, yakni ganda putra Hendra Setiawan/Mohamad Ahsan, ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda, serta ganda campuran Ahman Tontowi/Lilyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto.
Atlet Indonesia lainnya yang akan tampil hari Kamis adalah Glenn Sutanto di nomor 100 meter gaya kupu-kupu putra, serta Yessi Yosaputra di nomor 200 meter gaya punggung putri.
Manajer tim renang Indonesia Hartadi hanya menargetkan dua perenang yang ikut Olimpiade dengan fasilitas “wild card” tersebut dapat memperbaiki catatan waktu masing-masing, karena masih sulit untuk bersaing dengan perenang kelas dunia pada nomor ini.
Di nomor 100 meter kupu-kupu putra ini juga akan tampil perenang top AS Michael Phelps.(anjas)