Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Lulusan Perguruan Tinggi Hadapi Kesenjangan Soft Skill”

0

Jakarta, jurnalsumatra.com – lulusan perguruan tinggi di Indonesia masih menghadapi kesenjangan antara “hard skill” dan “soft skill”,   dimana kualitas keilmuan atau hard skill  sudah memenuhi kebutuhan dunia industri, kata Head of Human Capital GarudaFood Group Wara Sri Handayani.
” Dari sisi soft skills masih lemah, terkait  empati, tekanan dalam bekerja masih belum terpenuhi. Padahal, dalam praktiknya baik hard skill maupun soft skill harus seimbang, kata Wara Sri Handayani pada kegiatan seminar di Universitas Indonesia Depok seperti dikutip dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis.
Garuda Rosta salah satu produk GarudaFood Group bekerja sama dengan GarudaFood Sehati mengadakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) program Sahabat Inspirasiku, yaitu sebuah program bertukar pengalaman yang diberikan oleh relawan GarudaFood Sehati mulai dari level staf hingga level Top Management kepada para siswa sekolah dan mahasiswa di Indonesia.
Wara Sri Handayani mengatakan kegiatan ini merupakan pengenalan dunia industri di kalangan civitas akademika sekaligus untuk menjawab fenomena saat ini dimana terdapat kesenjangan antara hard skill dan soft skill, bagaimana mereka dapat mencapai target jelas, strategi dalam penulisan CV dan apa saja yang harus dipersiapkan sejak duduk di bangku kuliah.
Wara menjelaskan CV bukan hanya sekedar menuliskan biografi seseorang tetapi juga bagaimana pelamar kerja atau calon karyawan dapat menuangkan apa saja pencapaian yang telah dilakukan dengan efisien tanpa perlu berpanjang lebar mendeskripsikan diri secara personal dengan informasi yang tidak dibutuhkan.
“Karena perusahaan hanya membutuhkan waktu singkat untuk mengkaji semua CV yang masuk”.
Sementara itu, Direktur Pengembangan Karir dan Hubungan Alumni Universitas Indonesia Erwin Nurdin mengatakan kegiatan ini untuk mengedukasi mahasiswa agar dapat mempersiapkan diri menuju dunia kerja.
“Hal ini sejalan dengan program kami dengan mulai memberikan pengertian serta arahan berkaitan dengan pengembangan karir, sejak pertama kali mahasiswa memulai perkuliahan di semester awal”.
Sejak dimulai pada tahun 2014 hingga kini program Sahabat Inspirasiku telah mengedukasi  sebanyak 8.598 peserta yang terdiri atas siswa SD, SMK hingga mahasiswa S1 dan S2 perguruan tinggi.(anjas)