Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Pembangunan Jalan Pintas Denpasar-Singaraja Sesuai Perencanaan

0

Denpasar, jurnalsumatra.com- Ketua Komisi III DPRD Bali I Nengah Tamba mengatakan pembangunan jalan pintas (shotcut) Denpasar-Singaraja yang dibangun tahun 2017 akan sesuai dengan perencanaan awal.
“Pembangunan jalan pintas Denpasar-Singaraja, Kabupaten Buleleng tersebut sesuai dengan perencanaan awal. Saat ini sudah dilakukan detail engieneering desaign (DED),” katanya di Denpasar, Kamis.
Menurut dia, adanya usul pemindahan jalan pintas dari Candikuning ke wilayah Sukasada tidak memungkinkan terjadi, karena untuk membangun jalan pintas itu memerlukan pembebasan lahan milik warga.
“Pembangunan jalan pintas tersebut tentu ada pertimbangan yang sangat matang. Salah satunya untuk memperpendek jarak tempuh dan mengurangi kemacetan lalu lintas,” ujarnya.
Ia mengatakan pemindahan lokasi pembangunan jalan pintas itu bisa saja dilakukan jika kajiannya tidak layak di Candikuning.
Tamba menjelaskan, ada sepuluh jalan pintas Denpasar-Singaraja yang telah diusulkan ke pemerintah pusat, namun ada empat jalan pintas menjadi prioritas.
“Keempat jalan pintas itu akan dibangun pada tahun 2017. Setelah selesai keempat jalan tersebut baru akan kembali dilakukan kajian DED yang lainnya,” ucap politikus Partai Demokrat.
Tamba mengatakan pembangunan jalan pintas di Bali sangat diperlukan dalam upaya mempercepat arus lalu lintas, di samping juga mengurai kemacetan lalu lintas.
“Pentingnya membangun jalan pintas Denpasar-Singaraja, karena untuk menempuh perjalanan ke Bali bagian utara memerlukan waktu dua setengah jam hingga tiga jam perjalanan. Tapi dengan adanya jalan pintas, maka waktu tempuh ke daerah itu bisa lebih singkat,” ujarnya.
Ia mengatakan untuk pengembangan sektor pariwisata di kawasan Bali bagian utara saat ini masih menghadapi kendala, salah satunya masalah infrastruktur jalan tersebut.
“Memang yang menjadi kendala dalam pengembangan sektor pariwisata di kawasan Kabupaten Buleleng karena akses dari Denpasar perjalanannya cukup jauh dan menempuh waktu cukup lama. Sehingga wisatawan yang memiliki waktu singkat tidak bisa mengunjungi objek wisata di Buleleng. Saya berharap dengan jalan pintas yang akan dibangun tersebut ke depannya wisatawan tertarik ke Buleleng,” katanya.(anjas)