Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


PEMPROV NTT Benahi Pengelolaan Dana “Anggur Merah”

0

Kupang, jurnalsumatra.com- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur akan melakukan pembenahan sistem pengelolaan dana yang disalurkan ke desa-desa melalui program desa mandiri “Anggur Merah” atau anggaran untuk rakyat menuju sejahtera.
Pembenahan pengelolaan dana ini, bertujuan agar dana yang disalurkan ke desa-desa tetap menjadi dana abadi untuk semua desa di NTT. Semua masyarakat desa bisa memanfaatkannya untuk membangun usaha-usaha ekonomi produktif, kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Wayan Darmawa kepada Antara di Kupang, Jumat.
Dia mengemukakan hal itu, berkaitan dengan nasib dana-dana desa yang disalurkan melalui program desa mandiri anggur merah, dengan nilai ratusan miliar.
“Pak gubernur sudah minta supaya secepatnya didesain langkah-langkah pembenahan di dalam pengelolaan dana ‘anggur merah’ agar dana-dana itu tetap menjadi dana abadi pada setiap desa,” katanya.
Jika dana ini tetap menjadi dana abadi desa, maka masyarakat bisa memanfaatkannya untuk usaha-usaha ekonomi di perdesaan, kata Wayan Darmawa.
Mengenai sistem, dia mengatakan, sistem yang paling mungkin adalah membentuk koperasi di desa.
Koperasi inilah yang akan dijadikan sebagai tempat untuk menyimpan dana desa, sehingga semua warga desa memiliki kesempatan untuk menggunakannya.
“Tapi sistemnya masih kita kaji. Tentu lebih mengarah pada pemberian kemudahan kepada masyarakat desa untuk memanfaatkannya, karena banyak orang desa sulit meminjam modal di bank, yang selalu meminta jaminan,” katanya.
Program Desa Mandiri “Anggur Merah” atau anggaran untuk rakyat menuju sejahtera diluncurkan Gubernur NTT Frans Lebu Raya pada HUT ke-53 NTT tanggal 20 Desember 2010.
Dalam program yang sudah berlangsung tahun ke enam ini, pemerintah mengalokasikan anggaran untuk tiap desa/kelurahan miskin di provinsi kepulauan itu sebesar Rp250 juta untuk usaha ekonomi produktif.
Di setiap desa penerima dana ini juga ditempatkan satu pendamping kelompok untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam membangun usaha ekonomi produktif.(anjas)