Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


POLDA KEPRI Tangkap Dua Kapal Pukat Harimau

0

 Batam, jurnalsumatra.com- Direktorat Polisi Perairan Polda Kepri menangkap dua kapal yang melakukan penangkapan ikan dengan pukat harimau di perairan Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau.
“Penangkapan dilakukan Selasa (9/8) sore oleh anggota Dit Polair Polda Kepri patroli menggunakan KP 3001. Kapal tersebut adalah KM Samudera Selatan Gt-14 dan KM Sinar Utama  Gt-14,” kata Kabid Humas Polda Kepri AKBP Hartono di Batam, Jumat.
Saat dilakukan pemeriksaan pada kapal KM Samudra Selatan yang dinakhodai JH bersama empat orang ABK, kata dia, anggota menemukan kegiatan penangkapan ikan dengan menggunakan jaring trawl (pukat harimau) yang sudah dilarang karena dapat merusak ekosistem laut.
Hal serupa juga ditemukan saat anggota melakukan pemeriksaan pada KM Sinar Utama yang dinakhodai RI bersama lima anak buah kapal.
“Penangkapan ikan menggunakan pukat harimau dilarang oleh pemerintah. Selain itu, kapal tersebut juga tidak dilengkapi dokumen dan surat-surat,” kata dia.
Setelah pemeriksaan awal tersebut, kata dia, kedua kapal beserta nahkoda dan ABK dibawa ke Dermaga Ditpolair Polda Kepri di Sekupang, Kota Batam, untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Kedua kapal ini sama-sama melanggar aturan, mereka menggunakan pukat harimau untuk menangkap ikan. Kapal-kapal mereka juga tidak memiliki dokumen, yang tidak dilengkapi oleh SIPI dan SIUP. Saat ini petugas masih melakukan pemeriksaan,” kata Hartono.
Para pelaku diduga melanggar Pasal 26 ayat 1 Jo pasal 92 Jo pasal 27 ayat 1 jo pasal 93 ayat 1 undang-undang RI nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan Jo pasal 9 ayat 1 Jo pasal 85 undang- undang RI nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan atas undang-undang RI nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan.
“Kepolisian khususnya Polair akan terus melakukan patroli untuk mengantisipasi segala kejahatan yang mungkin terjadi di perairan Kepri. Itu sesuai dengan intruksi Kapolda,” kata dia.
Sebelumnya Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian sudah mengintruksikan peningkatan patroli perairan Kepri untuk meminimalisasi potensi kejahatan yang terjadi pada wilayah Kepri.
Hal tersebut mengingat wilayah Kepri sebagian besar merupakan perairan yang rawan berbagai kejahatan mengingat juga berbatasan dengan sejumlah negara tetangga.(anjas)