Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Wali Kota: Dokter “Narkoba” Akan Dikenakan Sanksi

0

    Kupang, jurnalsumatra.com – Wali Kota Kupang Jonas Salean megenaskan akan menjatuhkan sanksi bagi Yohanes Peter Lasingan (46), oknum dokter yang tertangkap tangan menggunakan narkoba jenis sabu oleh Direktorat Narkoba Polda Nusa Tenggara Timur di Kupang, Rabu (10/8).
“Kami tidak akan main-main untuk menjatuhkan sanksi kepada yang bersangkutan, namun jenis hukumannya masih kami pelajari,” kata Wali Kota Kupang ketika ditanya Antara di Kupang, Jumat, terkait kasus narkoba yang melibatkan oknum dokter PNS tersebut.
Dokter “narkoba” yang bekerja di Puskesmas Naioni di Kelurahan Naioni, Kecamatan Alak, Kota Kupang itu tertangkap di sebuah rumah di Jalan Ade Irma Kupang oleh Tim Direktorat Narkoba Polda NTT ketika sedang mengonsumsi sabu dalam sebuah operasi pada Rabu (10/8).
Wali Kota Kupang cukup terkejut ketika mendengar kabar tertangkapnya seorang dokter PNS yang terlibat dalam kasus narkoba oleh aparat kepolisian dari Direktorat Narkoba Polda NTT.
“Perilaku dokter ini sudah menyimpang sehingga perlu diberi sanksi tegas. Sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, seharusnya menjadi contoh dalam upaya pemberantasan narkoba, bukan menjadi pemakai,” katanya menegaskan.

    Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang dr Ari Wijaya yang dihubungi secara terpisah mengatakan telah memberikan sejumlah telaan kepada Wali Kota Kupang untuk mempelajari lebih lanjut terkait kasus narkoba yang melibatkan oknum dokter berstatus PNS tersebut.
“Sanksi tentu akan diberikan sesuai aturan yang berlaku, namun keputusan sepenuhnya ada di tangan Wali Kota Kupang sebagai pembina PNS. Sebagai staf, kami hanya sebatas memberikan telaah,” ujarnya.
Mantan Kepala Dinas Kabupaten Kupang itu mengaku belum sempat bertemu oknum dokter tersebut setelah digerebek oleh Tim Direktorat Narkoba Polda NTT, beberapa hari lalu di Jalan Ade Irma Kupang.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap oknum dokter pengguna narkoba tersebut.
“Saya masih menanti lanjutan proses hukum yang dilakukan aparat kepolisian. Dasar hukum dari kepolisian akan kami gunakan sebagai acuan dalam menjatuhkan sanksi bagi oknum dokter narkoba tersebut,” kata Wali Kota Jonas Salean.(anjas)