Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


PEMPROV Akui “Full Day School” Sulit Diterapkan

0

Jayapura, jurnalsumatra.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengakui wacana “full day school” atau sehari penuh di sekolah oleh  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendi sulit diterapkan di Bumi Cenderawasih karena kondisi yang ada kini.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Hery Dosinaen, di Jayapura, Senin, mengatakan pemerintah pusat harus jeli melihat kondisi di daerah, khususnya di Bumi Cenderawasih.
“Situasi dan kondisi di Papua khususnya terkait dengan masalah keamanan, geografis dan lainnya harus dilihat kembali jika hendak menerapkan wacana ‘full day school’,” katanya.
Menurut Hery, pihaknya menyarankan seharusnya pemerintah pusat bersama-sama dengan daerah mencari model pendidikan yang cocok dan dapat diterapkan kepada anak-anak usia sekolah di Papua.
“Jangan sampai anak itu dibebankan dengan berbagai materi, akan tetapi begitu penuh dan akhirnya hilang. Kini yang terpenting adalah bagaimana anak itu, mempunyai kemampuan dan inovasi,” ujarnya.
Dia menjelaskan pelajaran itu hanya merupakan penunjang sebetulnya, tetapi ketika anak-anak dibebankan dengan begitu berat dan waktu yang padat, akan susah.
“Kondisi Papua yang begitu heterogen ini, kami kira agak berat diterapkan apalagi di wilayah pedalaman,” katanya lagi.
Sebelumnya, Mendikbud Muhadjir Effendi mengatakan, untuk memenuhi pendidikan karakter di sekolah akan mengkaji kemungkinan penerapan sistem belajar mengajar dengan “Full Day School”.(anjas)