Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


15 Napi Lapas Kupang Dapat Remisi Bebas

0

    Kupang, jurnalsumatra.com – Sebanyak 15 narapidana (napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Kupang mendapat remisi bebas pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Untuk remisi bebas di Lapas Kelas IIA Kota Kupang diberikan kepada 15 orang pada HUT ke-71 Kemerdekaan RI,” kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur Rochadi Iman Santoso kepada Antara di Kupang, Kamis.
Dia mengatakan ke 15 warga binaan tersebut merupakan napi Lapas Dewasa sementara di Lapas Anak belum ada yang mendapatkan remisi bebas.
Untuk NTT secara keseluruhan, kata dia, jumlah warga binaan yang mendapatkan remisi umum sebanyak 2.018 orang dari total jumlah tahanan yang menyebar di 18 Lapas dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) sebanyak 3.078 orang.
“Sementara untuk remisi bebas secara keseluruhan di NTT yang menyebar di 18 Lapas dan Rutan Kabupaten/Kota sebanyak 57 orang,” katanya.
Rochadi mengatakan, remisi yang diberikan merupakan hak setiap narapidana yang diatur secara tegas dalam Undang-Undang dan wajib untuk diperoleh.

    Remisi merupakan hak yang telah diatur secara tegas dalam pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995, tentang Pemasyarakatan bahwa setiap narapidana mempunyai hak mendapatkan pengurangan masa menjalani pidana.
“Kewajiban kami ialah memberikan remisi kepada narapidana yang berhak mendapatkan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku,” katanya.
Ia berharap, para narapidana yang sudah bebas tersebut bisa kembali menjalankan hidup dengan baik bersama keluarga dan masyarakat dan tidak lagi melakukan tindakan melanggar hukum yang berujung di balik jeruji.
Seorang warga binaan Lapas Kelas IIA Kupang yang mendapatkan remisi bebas James Ratu Edo (24) mengaku senang dan bersyukur karena bisa kembali menjalani hidup bersama keluarga dan teman-temannya.
“Saya merasa sangat senang akhirnya bisa ketemu kembali dengan keluarga dan akan kembali bekerja seperti biasa,” katanya.
Sebelumnya, remaja asal Keluarhan Liliba tersebut dijeboloskan ke penjara dan menjalani hukuman satu tahun empat bulan karena tersandung kasus pencurian sepeda motor (Curamor).
Dia mengatakan, setelah keluar dari penjara akan kembali bekerja sebagai wiraswasta seperti semula sebelum masuk ke penjara.
“Sebelum masuk saya sudah bekerja dan syukurlah setelah bebas ini saya akan kembali berwirausaha seperti sebelumnya,” demikian James Ratu Edo.(anjas)