Abdillah : LRT Target Kepentingan Asian Games

0

budi karya sumardiPALEMBANG, jurnalsumatra.com – Project Manager LRT Palembang, Abdillah, menyampaikan kemajuan mega proyek yang ditargetkan selesai Juni 2018. Target tersebut harus tercapai, agar LRT ini dapat digunakan saat gelaran Asian Games 2018, Hal ini diungkapkanya usai rapat di Bandara Sultan Mahmud Badarudin, Kamis (18/8/2016).

Rapat Kordinasi antara Mentri Kementerian Perhubungan, Budi Karya Sumadi, dihadiri Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin, Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) M. Choliq, rapat tersebut dibuka langsung oleh Dirjen Perkeretaapian Prasetyo Boeditjahjono,

Namun Dirjend Perkereta apian Prasetyo menjelaskan Detail Engineering Designe  serta pendanaanya berasal dari pusat dan menggunakan APBN serta pelaksaannya ditunjuk langsung dari kementrian. “Pembangunan LRT proyek ini dibiayai oleh APBN dan didukung Perpres. Perpres itu tidak pelelangan tapi langsung menunjuk Waskita Karya sepanjang 23 kilometer (KM) antara Jakabaring sampai Bandara Sultan Mahmud Badarudin II,” jelas Prasetyo, saat membuka rapat di Zona 1 Proyek LRT Palembang, Kamis (18/8/2016). “Ada 13 stasiun, ada 5 zona. Sudah dimulai sejak November 2015,” ujar Prasetyo.

Sementara itu Kementerian Perhubungan Budi Karya Sumadi, Peninjauan itu tidak lain untuk mengetahui tahapan pengerjaan proyek tersebut, Selain itu untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam pembangunan jalur kereta api ringan tersebut, ujar dia.

Memang, lanjut dia, proses pengerjaan infrastruktur pendukung kelancaran Asian Games itu tidak ada kendala dan berjalan lancar.

Bahkan proses pengerjaan jalur  kereta api ringan tersebut lebih cepat dari program yang telah ditetapkan,

Ini berarti Pemerintah Provinsi Sumsel cukup serius dalam melaksanakan termasuk pengawasan terhadap pembangunan yang ada Jadi proyek yang dibiayai pemerintah pusat tersebut akan selesai sesuai yang ditargetkan bahkan bisa kurang, kata dia”

Dilanjutkan Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, pengerjaan jalur kereta api ringan tersebut terus dipantau setiap saat Ini tidak lain supaya bila ada hambatan maka dapat diantisipasi secepat mungkin,

Oleh karena itu pembangunan jalur kereta api ringan tersebut tidak ada hambatan bahkan lebih cepat dari tahapan yang ditetapkan,”jelasnya”(RN)