Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Kemenkumham NTT Apresiasi Brigadir Sehat Bantu Narapidana

0

    Kupang, jurnalsumatra.com – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur mengapresiasi peran Brigadir Sehat yang disiapkan Pemerintah Kota Kupang dalam membantu narapidana yang mengalami sakit.
“Brigadir Sehat yang dibentuk Pemerintah Kota Kupang sangat membantu layanan kesehatan untuk narapidana karena sangat cepat tanggap,” kata  Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur Rochadi Iman Santoso di Kupang, Kamis.
Dia mengatakan Brigadir Sehat cepat menanggapi keluhan penyakit dari narapidana dan langsung bisa diterjunkan ke lapangan ketika dihubungi.
“Respons mereka (Brigadir Sehat, red.) sangat cepat karena ditelepon saja bisa langsung datang membawa para tenaga medis untuk langsung memeriksa pasien narapidana,” katanya.
Menurut Rochadi, Brigadir Sehat merupakan salah satu langka terobosan pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya untuk warga binaan lapas secara cepat sehingga patut ditiru.
“Selama ini kalau ada narapidana yang sakit dan dirujuk ke rumah sakit harus melalui prosedur yang lebih lama namun adanya Brigadir Sehat menjadi lebih mempermudah,” katanya.
Menurut dia, layanan kesehatan untuk warga binaan lapas merupakan faktor yang penting dan diutamakan karena berkaitan dengan nyawa manusia.
“Para narapidana sering kali mengalami sakit demam, penyakit gula, penyakit jantung, dan lainnya yang memerlukan penanganan yang memadai,” katanya.

    Dia mengakui bahwa layanan kesehatan kepada narapidana sejauh ini masih belum optimal karena pihak lapas memiliki keterbatasan anggaran.
Ia mengatakan terobosan melalui kerja sama dengan pihak rumah sakit menjadi prioritas guna memberikan pelayanan kesehatan secara memadai.
“Kita sudah lakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof Dr WZ Johanes Kupang untuk layanan kesehatan gratis kepada warga binaan lapas,” katanya.
Dia mengatakan dengan adanya kerja sama tersebut layanan kesehatan kepada warga binaan lapas lebih memadai dengan peralatan dan tenaga medis dari rumah sakit yang diberikan secara gratis karena sudah diakomodasi oleh pemerintah provinsi.
Pada kesempatan terpisah, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Prof Dr WZ Johanes Kupang drg Dominikus Minggu mengatakan bahwa nota kesepahaman sudah ditandatangani bersama dan pihaknya sudah menyiapkan berbagai fasilitas kesehatan, termasuk tenaga medis untuk memberikan layanan kesehatan bagi warga binaan lapas.
“Pelayanan kesehatan kepada warga binaan lapas tidak dibatasi dengan jumlah kuota namun untuk semua dan akan diberikan untuk jenis penyakit kronis maupun spesialis,” katanya.
Dia menjelaskan kebijakan itu dilakukan pemerintah sebagai wujud perhatian kepada warga di daerah berkarakter kepulauan itu, terutama untuk warga binaan lapas, agar memperoleh layanan kesehatan layak dan memadai.
“Kapan pun pasien warga binaan melakukan rujukan ke rumah sakit akan kami layani secara gratis seperti pasien umum lainnya yang menggunakan Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan,” demikian drg Dominikus Minggu.(anjas)