Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Perkulakan Kramat Jati Terapkan Transaksi Nontunai

0

     Jakarta, jurnalsumatra.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menerapkan sistem transaksi nontunai di Pusat Perkulakan Kramat Jati, Jakarta Timur.
“Saya ingin semua transaksi di sana (Pusat Perkulakan Kramat Jati) dilakukan secara nontunai. Jadi, bisa diketahui siapa saja yang belanja dan seperti apa arus kas di sana,” kata Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, dengan dibangunnya pusat perkulakan tersebut maka akan membantu mempermudah masyarakat untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang murah.
“Bahkan, produsen besar akan ikut bergabung untuk distribusi produknya melalui perkulakan tersebut. Dengan begitu, pedagang pasar bisa belanja di situ dengan harga lebih murah,” ujar Basuki.

     Dia menuturkan pembangunan Pusat Perkulakan Kramat Jati itu dilakukan mengingat adanya puluhan ribu pedagang di wilayah ibu kota yang berada di bawah PD Pasar Jaya.
“Semua pedagang PD Pasar Jaya diarahkan agar membeli barang dagangan melalui perkulakan tersebut. Perkulakan itu juga dibangun untuk mendukung Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM),” tutur Basuki.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan pusat perkulakan yang dibangun oleh Pemprov DKI Jakarta itu pun ditargetkan mampu menekan inflasi, terutama dengan cara menjual sembako dengan harga paling murah tanpa merugikan petani.
Peletakan batu pertama pembangunan Pusat Perkulakan Kramat Jati itu akan dilakukan pada Oktober dan diperkirakan sudah rampung secara keseluruhan pada Desember 2016.(anjas)