Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD Ramadhan


PTPN 7 Cinta Manis Gunakan Sistem ‘Zero Burning

0

garap-lahanPTPN7INDRALAYA, Jurnal Sumatra- PTPN 7 Distrik Cinta Manis yang berlokasi di Desa Ketiau Kecamatan Lubuk Keliat Kabupaten Ogan Ilir (OI), telah menerapkan sistem “Zero Burning” atau membuka lahan perkebunan dengan tidak dibakar.

Penggunaan sistem Zero Burning yang diterapkan ini, berdasarkan hasil dari studi yang dilakukan oleh manajemen PTPN 7 Cinta Manis ke perusahaan perkebunan yang ada di negara Australia. Studi ini dilakukan pada tahun 2015 lalu dan selanjutnya diterapkan di PTPN 7 Distrik Cinta Manis.

Menurut General Manager PTPN 7 Distrik Cinta Manis Ir Syukur didampingi kepala SDM Abdul Hamid, Senin (29/08/2016) bahwa tahun ini, perusahaan tidak lagi melakukan pembakaran terhadap sampah-sampah yang dihasilkan dari panen tebu.

“Tahun ini tidak lagi ada yang  namanya pembakaran, di lima titik rayon dengan total keseluruhan mencapai 20 ribu ha area perkebunan milik PTPN 7 Cinta Manis,” Ujarnya.

Masih katanya bahwa untuk penggunaan sistem Zero Burning ini, terdiri dari beberapa tahapan dengan melibatkan kendaraan alat berat yang telah dimodifikasi sedemikian rupa berdasarkan fungsi alat masing-masing.

Awalnya dijelaskan Hamid, alat berat jenis Disflow melakukan fungsi pemerataan terhadap sisa-sisa sampah dari dedaunan tebu secara berulang-ulang. Kemudian, dilakukan Distifikasi atau penggilingan menggunakan bagian piringan Distifikasi terhadap sampah tebu diatas area lahan perkebunan. Sehingga mempercepat proses pelapukkan terhadap sampah tadi.

“Selanjutnya, dilakukan Dischooltifikasi atau perawatan lahan dengan menggunakan pupuk jenis urea. Sehingga, mempercepat proses perkembangbiakan tanaman tebu,” Imbuhnya seraya menyebut, dalam satu tahun, setidaknya dua kali masa panen tebu.

Ditambahkannya, “Memang awalnya, penerapan sistem Zero Burning cukup sulit. Karena baru pertama kali dilakukan. Namun, inovasi seperti ini, terus kita lakukan, Semoga sistem ini, bisa menjadi panduan bagi seluruh perusahaan perkebunan milik PTPN dengan tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Apalagi, saat ini sudah ada instruksi dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah yang melarang perusahaan perkebunan untuk membuka lahan dengan cara dibakar, dan penggunaan teknologi Zero Burning ini merupakan kali pertama diterapkan di satu-satunya perusahaan perkebunan milik negara PTPN 7 Distrik Cinta Manis Kabupaten OI” Terangnya

Disinggung mengenai keuntungan penerapan sistem Zero Burning dibandingkan dengan melakukan pembakaran.

Dirinya menjelaskan bahwa banyak manfaat penggunaan sistem Zero Burning, salah satunya adalah dapat menjaga kelembaban tanah.

Kemudian, sisa pelapukkan sampah tebu tadi, bisa didaur ulang menjadi bahan baku pembuatan pupuk organik.

jika dikemudian hari adanya kejadian peristiwa kebakaran lahan di PTPN, itu merupakan ulah orang yang tak bertanggung jawab atau tangan-tangan jahil.

“Untuk pengamanan kita libatkan personil dari satuan Armed Kompi C bersama personil Polres OI. Mereka selalu siaga melakukan patroli wilayah di area perkebunan PTPN 7 Distrik Cinta Manis,” tutupnya.(Edi)