Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Ogan Komering Ilir Fokus Bangun Infrastruktur

0

    Kayuagung, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, fokus membangun infrastruktur jalan sejak tiga tahun terakhir untuk memberikan akses ke desa terpencil yang selama ini hanya memanfaatkan jalur sungai.
Bupati Ogan Komering Ilir Iskandar di Kayuagung, Rabu, mengatakan pembangunan infrastruktur ini sejalan dengan keinginan dan aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam Musrenbang di tingkat desa hingga kecamatan.
“Dalam beberapa tahun terakhir, sudah dibangun jalan sepanjang 330,398 kilometer, peningkatan jalan kabupaten sepanjang 934,38 kilometer,” kata Iskandar seusai menjadi inspektur upacara peringatan HUT ke-17 RI.
Selain itu, juga dibangun 150,96 km jaringan listrik masuk desa dan 1.078 unit jaringan air bersih.
Sedangkan di bidang pendidikan, OKI menuntaskan program satu desa satu PAUD, di bidang kesehatan yakni program satu desa satu poskesdes tinggal menyisakan 4 desa lagi.

    Sedangkan di bidang pertanian, produksi padi OKI meningkat hingga 500 ribu ton sehingga masuk tiga besar nasional.
Ia mengatakan kerja nyata ini merupakan wujud nyata bahwa OKI mengisi kemerdekaan dengan berupaya keras menjadikan daerah mandiri dan sejahtera (Mandira)
“Dengan dukungan semua pihak, Pemkab OKI yakin akan mencapai visi misi di sisa waktu 2 tahun ini,” kata Iskandar.
Terdapat enam agenda penting yang menjadi prioritas pemkab OKI yakni menyediakan infrastruktur akses transportasi pedesaan pendukung pengembangan produksi pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan industri kecil, meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan pemberdayaan masyarakat/pembinaan kelompok tani, kebun, ternak, nelayan, industri kecil, koperasi, pemuda dan lembaga fungsional dalam masyarakat.
Kemudian, meningkatkan akses pendidikan dasar, kesehatan, air bersih, sanitasi, ketenagalistrikan, dan telekomunikasi, mengefektifkan program dan kegiatan penanggulangan kemiskinan, menciptakan nilai tambah dan pendapatan dari hasil produk pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan.
“Selain itu, memberikan akses permodalan bagi UMKM, manajemen usaha dan teknologi,” katanya.(anjas)