Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


DJOKOVIC Dimudahkan Lawannya Yang Mengundurkan Diri AS Terbuka

0

New York, jurnalsumatra.com- Unggulan teratas Novak Djokovic kelihatannya masih belum dapat bertanding sepenuhnya di AS Terbuka, di mana petenis peringkat satu dunia itu melaju dengan cepat ketika petenis Rusia Mikhail Youzhny mengundurkan diri karena cedera kaki saat tertinggal 2-4 pada Jumat.
Youzhny mendapat perawatan saat “changeover” pada kedudukan 4-1 di pertandingan putaran ketiga di Stadion Arthur Ashe dan paha kirinya diperban. Ia memenangi game selanjutnya saat dirinya melakukan serve namun tidak dapat meneruskan permainan, membuat Djokovic melaju ke putaran 16 besar.
Petenis Serbia itu, yang merupakan pemenang Australia Terbuka dan Prancis Terbuka tahun ini untuk melengkapi karier Grand Slamnya, menuju pertandingan dengan bekal istirahat selama tiga hari karena “walkover”  menuju putaran ketiga, ketika Jiri Vesely asal Republik Ceko mengundurkan diri.
“Sulit untuk memilih kata-kata sekarang ini. Saya tidak berpikir bahwa saya pernah berada di situasi seperti ini dalam karier saya, di mana saya mendapat walkover di putaran kedua dan hanya bermain selama 30 menit di putaran ketiga,” kata Djokovic di tepi lapangan sebelum kemudian melakukan latihan.
“Saya akan berusaha mengambil hal-hal positif dari keenam pertandingan ini. Tentu saja saya memulainya dengan sangat baik dengan intensitas yang bagus dan saya akan berusaha untuk membawanya ke pertandingan berikutnya.”
Juara bertahan Djokovic selanjutnya akan berhadapan dengan unggulan ke-20 asal AS John Isner atau petenis peringkat 84 dunia asal Britania Kyle Edmund, untuk memperebutkan tiket ke perempat final.
Djokovic, yang pada beberapa bulan terakhir terganggu masalah cedera pergelangan tangan, memenangi pertandingan pembukaannya di Flushing Meadows pada Senin, dengan kemenangan 6-3, 5-7, 6-2, 6-1 atas petenis peringkat 247 dunia Jerzy Janowicz asal Polandia, dan diperkirakan baru akan kembali ke lapangan pada Minggu.
Petenis 29 tahun itu ditanyai apakah istirahat yang lama merupakan keuntungan atau kerugian bagi dirinya.
“Tergantung bagaimana Anda melihatnya,” ucapnya kepada para pewarta.
“Mempertimbangkan fase musim, jumlah pertandingan yang saya mainkan, apa yang dijalani dengan tubuh saya, menurut saya bagus untuk memiliki istirahat beberapa hari dan kemudian pertandingan-pertandingan yang lebih pendek.”
“Dari sisi lain, tentu saja, ketika Anda mendekati pekan kedua Grand Slam Anda ingin memainkan pertandingan dan Anda ingin menghabiskan waktu di lapangan tengah sebelum menghadapi petenis papan atas lainnya.”
Dengan melihat fakta yang ada, Djokovic terlihat mengambil posisi seimbang.
“Saya tidak terlalu mencemaskan permainan saya. Saya telah bekerja keras beberapa hari terakhir. Mempertimbangkan kesehatan, saya merasa lebih baik daripada apa yang saya lakukan pada permulaan turnamen,” ucapnya. “Saya yakin bahwa semuanya akan menuju arah yang tepat.”(anjas)