Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Putra Jateng Kalahkan Banten 21-18    

0

Bandung, jurnalsumatra.com – Tim putra Jawa Tengah mengalahkan Banten 21-18 pada lanjutan pertandingan eksibisi PON XIX/2016 Jabar cabang bola tangan di Lapangan Indoor Progresif Kota Bandung, Sabtu.
Putra Jateng dan Banten yang tergabung di grup A tampil berimbang, meski demikian Jateng unggul dalam pengumpulan angka selama 2×25 menit pertandingan cabang olahraga itu. Jateng dan Banten tergabung di grup A putra bersama Kalimantan Timur dan Sumatera Selatan.
Sementara itu pada laga sebelumnya, di grup Y putri, Sumatera Selatan unggul telak 15-1 atas putri DI Yogyakarta pada pertandingan yang berlangsung kurang seimbang.
Sedangkan tim putra tuan rumah Jawa Barat yang berlaga pada Jumat malam membuka peluang untuk mewakili grup B ke babak semifinal setelah mengalahkan tim Kalimantan Utara dengan skor 29-17.
Meski di awal pertandingan kedua tim bersaing sengit, tim jabar unggul pada babak pertama dengan perolehan skor tipis 8 ż 6. Di Babak kedua, pertandingan berlangsung tak kalah ketat, kedua tim saling menunjukkan kekuatan. Jabar berhasil menutup laga pertandingan dengan kemenangan 29 ż 17 atas Kaltara.
Pada laga itu  Dipa Nugra menjadi pencetak gol terbanyak dengan  sembilan gol. Gol Jabar lainnya dicetak oleh Bagas Prayoga (6), Muhklisin (4), M Rafli (3), Lucky Dwi (3), Rio Ikas (2, M Ghailan (1) dan Fitra Aditya (1).
Tim putra Jabar tergabung dalam Grup B bersama Kalimantan Timur, Jawa Timur, DI Yogyakarta dan DKI Jakarta. Pada pertandingan selanjutnya tim Jabar akan berhadapan dengan Jatim.
Sementar itu Ketua Umum Ketua Umum PB Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Andreas Diantoro menyatakan bagi ABTI dipertandingkan bola tangan pada eksibisi PON tersebut merupakan peristiwa bersejarah bagi perkembangan cabang olahraga bola tangan dapat berlaga di multievent terbesar di Indonesia.
“Ini menunjukan bahwa cabang  bola tangan cukup diperhatikan. Mudah-mudahan ini menjadi kebangkitan yang hebat bagi cabang olahraga bola tangan di Indonesia,ż kata Andrea.(anjas)