PPIH Diminta Pantau Kesehatan Jamaah Jelang Armina

0

    Mekkah, jurnalsumatra.com – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta tim kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk berkonsentrasi penuh memantau kesehatan jamaah jelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armina).
“Haji adalah Arafah tapi biasanya stamina jamaah itu wukuf sudah tersita habis jadi memang konsentrasi harus diberikan khususnya tim kesehatan untuk bisa memantau kondisi jamaah,” kata Menag di Masjidil Haram, Mekkah, Senin dinihari waktu Arab Saudi.
Ia berharap cuaca cukup bersahabat, tidak terjadi angin kencang dan badai seperti tahun lalu sehingga tidak menimbulkan masalah dari sisi kesehatan.
Terkait kesiapan menghadapi Arafah Muzdalifah dan Mina, Menag yang baru saja menyelesaikan umroh wajibnya mengimbau jamaah untuk menjaga stamina.
“Stamina harap dijaga, stamina dipelihara jangan terlalu memforsir diri melakukan berkali-kali umroh sebelum wukuf karena wukuf itu yang utama,” katanya.
Wukuf di Arafah, tambah dia, memerlukan stamina yang prima.
“Termasuk nanti dua tiga hari di Mina memerlukan fisik yang sangat prima sehingga ya mudah-mudahan semua kita bisa menjaga diri dan kesehatan,” katanya.
Amirul Hajj
Menag dan rombongan Amirul Hajj (pemimpin jamaah haji) Indonesia tiba di Jeddah, Arab Saudi pada Minggu petang waktu Arab Saudi.

    Setelah menempuh perjalanan lebih kurang satu jam, rombongan Amirul Hajj yang terdiri atas 10 orang dan dua staf tiba di Mekkah.
Setibanya di Mekkah, rombongan tersebut langsung menuju Masjidil Haram untuk melakukan umroh wajib
Seusai Menag melakukan tawaf atau mengelilingi Kabah tujuh kali dan sai atau berlari-lari kecil antara dua bukit, sejumlah jamaah yang mengenalinya sempat berebut mengajak berfoto dan berjabat tangan.
“Alhamdulillah tadi cukup lengang untuk ukuran kondisi saat ini, di luar dugaan tidak terlalu desak-desakan juga termasuk di tempat sai juga begitu,” katanya.
Rombongan Amirul Hajj itu kemudian tetap tinggal di Masjidil Haram untuk menanti shalat Subuh seusai menunaikan umroh.
Selama di Mekkah mereka akan tinggal di Wisma Daerah Kerja Mekkah di kawasan Syisyah.
Kemudian pada Senin sore, Menag dijadwalkan memimpin rapat kordinasi persiapan Arafah Muzdalifah dan Mina. Pada Selasa (6/9), rombongan Amirul Hajj akan memantau pemondokan, katering, layanan shalawat dan memberikan bimbingan manasik pada jamaah.
Tahun ini rombongan Amirul Hajj terdiri atas Miftachul Akhyar Abdul Ghoni (Naib/wakil), Marpuji Ali Muanam (Naib), Masusi Mujaid Muskam (Sekretaris), Hasanuddin Abdul Fatah, Abdullah Mubarak Djaidi, Mohammad Siddik Nawab, Masyhurul Khamis Ahmad Kasim, Ahmad Badgdja Mohammad Tohir, Anung Sugihantono Hadisantoso (anggota), dan Khoirul Huda Basyir, Maryono Kasiman Irorejo (sekretariat).(anjas)