Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Warga Mengeluh, Buat KK dan e-KTP Dipungut Rp 450 Ribu

0
KAYUAGUNG, SUMSEL. Jurnalsumatra.com — Warga Desa Celikah Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel), mengeluhkan besarnya biaya pembuatan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP), yang dilakukan oleh oknum perangkat desa. Hal tersebut diungkapkan oleh Warga Desa Celikah yang namanya minta dirahasiakan, Selasa (6/9/2016).

“Karena sangat membutuhkan saya beserta warga yang lain harus mengeluarkan uang sebesar ‎Rp 450 ribu untuk pembuatan KK dan e-KTP,” ungkapnya menceritakan perbuatan oknum perangkat desa berinisial IS yang meminta sejumlah uang kepada masyarakat .

‎Hal senada juga dikatakan salah satu warga celikah yang namanya tidak ingin disebutkan mengatakan awal pembuatan KK dan KTP elektronik tersebut untuk anak saya yang ingin mencari pekerjaan dan saya datang kekantor desa, setiba dikantor desa saudara DI langsung menghampiri saya dan menawarkan pembuatan kk dan ktp,” keluhnya.

Lanjutnya beberapa hari kemudian KK dan E KTP telah selesai dan langsung diantarkan kerumah dan langsung minta dibayar. “Ini KK dan E KTP anakmu sudah jadi, bayar 450 ribu rupiah sembari menyodorkan KK dan KTP,”akuinya sambil menirukan ucapan oknum perangkat desa.

Kepala Desa Celikah Hadari mengungkapkan jika memang ada warga celikah yang dipungut oleh perangkat desa celikah dapat melapor kepada saya dan tolong disebutkan namanya serta jabatannya didesa,” singkatnya.

Masih kata hadari jika memang masyarakat dan media dapat informasi tentang adanya pungutan liar (pungli) oleh perangkat desa celikah maka jangan sungkan-sungkan untuk mempublikasikanya.

Ditegaskan juga oleh Kades Celika bahwa pembuatan KK dan KTP elektronik semuanya gratis dan berharap tindakan oknum yang melakukan pungli tersebut silahkan ditangkap oleh aparat hukum guna diproses hukum karena pihak desa tidak akan melindungi aparat tersebut,”tegasnya.

Camat Kayuagung Dedi Kurniawan SSTP menjelaskan bahwa pembuatan KK dan KTP elektronik gratis dan jika ditemukan adanya oknum yang melakukan pungli jelas itu tidak dibenarkan serta pihak kecamatan kayuagung akan berkoordinasi dengan Kades Celika perihal apa yang telah dilakukan oleh oknum tersebut,” katanya. (RICO)