Disdukcapil Kota Serang Masih Jaring 53.000 Warga

0

Serang, jurnalsumatra.com – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Serang, Banten, masih menjaring 53.000 warga lagi untuk direkam datanya guna pembuatan KTP elektronik.
“Kami telah menempatkan tambahan dua lokasi perekaman, salah satunya di Kecamatan Cipocok,” kata Sekretaris Disdukcapil Kota Serang Hidori di Serang, Rabu.
Ia mengatakan pembuatan e-KTP sebenarnya sudah berlangsung sejak 2010 serta akhir September ini, seharusnya seluruh warga sudah terekam datanya.
Proses pembuatan e-KTP akan ditutup pada 30 September 2016. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa setelah 30 September 2016 warga yang belum membuat e-KTP masih akan dilayani di Disdukcapil.
Bagi masyarakat Indonesia yang belum membuat e-KTP padahal usianya sudah menginjak 17 tahun maka akan menghambat hak untuk mendapat pelayanan publik, seperti pembuatan BPJS, paspor, dan rekening bank.

“Untuk anak-anak yang masih sekolah tapi sudah berusia 17 tahun dan belum membuat e-KTP karena khawatir akan mengganggu kegiatan belajar, maka kami anjurkan agar sekolah membuat surat pengantar agar kami bisa mendatangi sekolah tersebut sehingga proses pembuatan e-KTP akan kami lakukan di sekolah itu,” kata Hidori.
KTP lama sebenarnya sudah tidak berlaku sejak Desember 2014. KTP elektronik memiliki chip yang menyimpan segala elemen data, sedangkan di chip itu akan merekam iris mata, tanda tangan, sidik jari, dan identitas orang tersebut.
KTP elektronik akan berlaku seumur hidup dan dengan diadakannya e-KTP maka akan mencegah terjadinya seseorang memiliki KTP ganda.
Ia juga mengatakan bahwa akan ada rencana untuk membuat KIA (Kartu Identitas Anak).
“Hal itu bertujuan agar anak-anak di Indonesia yang masih di bawah usia 17 tahun memiliki tanda pengenal sebagai orang Indonesia,” kata Hidori.(anjas)

Share.