Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Pagaralam Dapat Bantuan Pemerintah Pusat Cetak 3.000 Hektare

0

72sawahPagaralam, Sumsel, jurnalsumatra.com  – Setelah menunggu selama 75 tahun akhirnya masyarakat Kota Pagaralam dapat mewujudkan percetakan atau pembuatan sawah baru dikawasan Irigasi Air Jemair, selain mendapat bantuan dari  pemerintah pusat dan didukung pembuatan irigasi Lematang.

“Posisi air dibawah lahan sawah upaya tersebut kerap gagal meskipun irigasi telah dibangun. Dengan dibangunnya irigasi Lematang maka upaya tersebut akan terwujud. Terlebih lagi, Kementerian Pertanian melalui Direktur Jenderal (Dirjen) Pertanian RI akan membantu cetak sawah sebanyak 3.000 hektar,” kata Walikota Pagaralam, Hj Ida Fitriati.

Menurut dia, ,  sebenarnya kedatangan Dirjen Pertanian RI ininke Kota Pagaralam untuk melakukan evaluasi program Upaya Khusus (Upsus) tanaman palawijaya yaitu Padi, Jagung dan Kedelai (Pajale).

“Sebenarnya mereka datang kesini bertujuan untuk melakukan evaluasi program Upsus. Namun karena kita sedang melakukan pembangunan irigasi jadi kita ajak untuk meninjau pembangunan Irigasi Lematang,” ujarnya.

Diajaknya pihak Dirjen ke lokasi pembangunan Irigasi Lematang sekalian untuk mengingatkan pihak Dirjen bahwa setelah irigasi tersebut selesai maka Kota Pagaralam memerlukan bantuan dibidang pertanian.

“Setelah irigasi ini selesai kita butuh bantuan dari kementrian. Jadi kita hanya mengingatkan saja pihak kementrian bahwa nanti kita perlu bantuan baik itu bibit, pupuk dan alat pertanian lainnya,” jelasnya.

Dikatakan Walilota, diharapkan kedepan irigasi Lematant yang dibangun ini bisa meningkatkan hasil pertanian di Kota Pagaralam.

sangat mengapresiasi usaha pemkot Pagaralam untuk membuat irigasi agar bisa mencetak sawah sebanyak 3.000 hektar. Pihaknya berjanji akan membantu jika cetak sawah tersebut selesai dibangun.

“Cetak sawahnya selesai kita akan langsung berikan bantuan yang dibutuhkan petani. Kita sangat apresiasi pemkot Pagaralam yang terus mengembangkan sektor pertanian. Hal ini sesuai dengan goegrafis dan kondisi daerah yang ada di Pagaralam ini sendiri,” ujarnya.

Dirjen Pertanian RI, Dr Hasil Sembering mengatakan, pihaknya menyambut baik upaya yang dilakukan Walikota Pagaralam dr Hj Ida Fitriati Basjuni ini. Pasalnya, sawah yang pertama kali atau cetak sawah biasanya akan dibantu dan cepat, apalagi disini akan dibuat 3.000 hektar sawah bahkan cukup banyak.

“Desain akan dimasukan dan 2017 masuk proyek cetak sawah, untuk itu upaya ini diusulkan dari provinsi dan dimasukan awal tahun dan 2017 akan konstruksi langsung,” ujar dia, usai peninjauan pembangunan Irigasi Lematang dan evaluasi Upsus, di Kecamatan Dempo Tengah, Jumat, (9/9/2016).

Nantinya, kata dia, bantuan yang turun untuk cetak sawah include seperti benih dan alat untuk pertanian. Namun, yang penting ada petani dan setuju. Diharapkan, saat ini juga surat dari Pemkot Pagaralam sudah disiapkan sehingga pihaknya cepat menurunkan tim untuk membentuk grafis.

“Kalau selesai maka dapat berjalan dan dikerjakan TNI. Sebab, kalau untuk cetak sawah akan berjalan seperti jalan tol. Hal ini karena dana untuk cetak sawah ada. (kaci)