Palembang Masuk Kota Terburuk Sistem Drainase

0
Palembang Masuk Kota Terburuk Sistem Drainase

Palembang Masuk Kota Terburuk Sistem Drainase

Palembang, Jurnalsumatra.com- Hujan deras yang mengguyur kota Palembang, Senin malam (12/9) membuat kota Palembang banjir. Genangan air hampir merata di setiap sudut dan pusat kota mencapai pinggang orang dewasa. Tidak sedikit kendaraam bermotor mogog di jalan akibat terendam air dan bahkan beberapa pusat perbelanjaan terendam air.

Banjir yang mengenangi ini telah berdampak pada perekonomian, meskipum belum diketahui berapa banyak kerugian akibat banjir ini. Pantauan Jurnalsumatra.com sejumlah daerah masih tergenang air hingga pagi ini, misalnya di Jl May Salim Batubara, Sekip Ujung Palembang.

Pengamat Sosial dan Politik, Bagindo mengatakan berdasarkan pengamatan dan info yang didapat, bahwa kota Palembang masuk dalam 5 Kota terburuk sistem drainasenya. Menurutnya, soal Palembang ini bukam hanya jalan-jalan utama seoerti Sudirman, A Rivai, merdeka, Veteran saja. Tapi juga jalan-jalan lain yang saling terkoneksi.

“Lebih dari 10 tahun Pemko lalai dalam soal ini. Dikarenakan tertolong adanya sungai musi yang lebar panjang, membelah Kota ilir dan ulu serta secara geografis Lokasi Palembang relatif datar membujur dengan sungai,” jelas Bagindo.

Menurutnya, Palembang tidaklah tepat dilihat pembangunan untuk kepentingan jangka pendek. Pasalnya, hampir 35 % anak sungai hilang di Palembang karena ditutupi oleh Proyek Pembangunan. “Coba perhatikan kalo keliling kota Palembang. Lebih dr 60% tepian jalan yang dilalui, paritnya nya sangat memprihatinkan. Bahkan ada jalan hanya satu sisi memiliki parit atau bahkan tanpa parit sama sekali,” sesalnya.

Dikatakan Bagindo, gotong royong sangat penting, tapi masalahnya Palembang bukan kampung kecil, tapi Kota, ibukota Provinsi lagi. Dibutuhkan manajemen yang sistemik, dimana dilakukan evaluasi secara periodik. “Ditambah lagi kesadaran warga yg kurang akan pentingnya hidup bersih dan rapi,” pungkasnya. (eka)

Share.