Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Unair Bangun Layanan Terpadu Satu Atap

0

     Surabaya, jurnalsumatra.com – Universitas Airlangga (Unair) Surabaya akan membangun unit pelayanan terpadu satu atap sebagai upaya untuk lebih efektif dan efisien dalam meningkatkan pelayanan kepada mahasiswa maupun para tamu.
Rektor Unair Prof Mohammad Nasih di Surabaya, Senin, mengatakan peningkatan pelayanan ini dilakukan untuk meningkatkan kemudahan pelayanan dan segala urusan birokasi di lingkungan universitas maupun fakultas.
Ia menjelaskan inovasi birokrasi di lingkungan Unair dibentuk mengingat ada sejumlah pelayanan yang perlu mendapatkan peningkatan kualitas.
“Selama ini pelayanan masih sendiri-sendiri. Ada unit bagi mahasiswa untuk mengurus KTM (kartu tanda mahasiswa), ada unit untuk mengurus foto, keuangan, izin kemahasiswaan, dan sebagainya. Itu kurang efektif dan efisien. Ke depan, kita ingin pelayanan cepat, murah, sehingga lebih memuaskan customer,” katanya.
Konsep pelayanan terpadu satu atap tersebut, lanjut Nasih, adalah dengan pembentukan koordinator akademik di setiap fakultas. Rencananya, kepala bagian akademik akan berganti struktur dan fungsi menjadi koordinator.
“Koordinator inilah yang bertanggung jawab atas pelayanan terpadu setiap fakultas. Terlebih lagi saat ini di fakultas sudah ada perubahan yakni kepala bagian akademik menjadi koordinator di dekanat,” jelasnya.

     Koordinator di dekanat akan mendorong pelayanan terpadu di masing-masing fakultas, sehingga semua urusan tidak perlu lagi ke masing-masing bagian.
“Cukup di satu loket yang memang menangani apapun kebutuhan mahasiswa. Begitu pula di rektorat, harus ada satu pusat pelayanan terpadu,” katanya.
Nantinya, pelayanan satu atap ini juga akan mempermudah alumni yang ingin mengurus legalisir. Selama ini, alumni yang mengurus legalisir harus datang ke beberapa unit, diantaranya untuk proses legalisir dilakukan di bagian akademik, sedangkan untuk pembayaran harus datang ke bagian keuangan.
Nasih menandaskan dengan adanya pelayanan terpadu satu atap maka kebutuhan legalisir bisa selesai di satu titik saja, sehingga tidak perlu kesana kemari.
Untuk mewujudkan rencana tersebut, ia meminta pada para pimpinan fakultas, unit dan bagian agar segera berbenah diri dan menyesuaikan dengan kinerja layanan yang efektif.
Menanggapi rencana Rektor Unair tentang pelayanan terpadu satu atap itu, Ketua Pusat Informasi dan Humas (PIH) Unair Dr Suko Widodo mengatakan dirinya siap untuk melakukan meningkatkan kualitas manajemen di bidang pelayanan informasi publik sesuai amanah Rektor.
“Saat ini Unair memiliki 35 ribu mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah, baik dari dalam negeri mapun luar negeri. Selain itu, Unair didorong oleh Kementerian Riset dan Dikti menjadi universitas berkelas dunia. Karena itu di lingkungan internal diperlukan perombakan untuk menyesuaikan tuntutan zaman,” katanya.
Sementara itu, UIN Sunan Ampel Surabaya juga sudah merancang pelayanan satu atap untuk mahasiswa dan alumni di lantai 1 Gedung Twin Tower UINSA, meski kini masih “dihuni” bagian Humas dan keuangan.(anjas)