YLKI: Periksa Daging Kurban Setelah Disembelih

0

    Medan, jurnalsumatra.com – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, Sumatera Utara  minta kepada warga masyarakat agar selalu selektif memeriksa daging kurban yang telah disembelih, dan mana tahu ada terdapat sejenis cacing kecil menempel dalam hati hewan itu.
“Hal seperti ini, harus tetap diwaspadai demi kesehatan masyarakat yang akan mengonsumsi daging kurban sedekah pada Hari Raya Idul Adha 1437 Hijriah,” kata Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumut, Abubakar Siddik di Medan, Senin.
Menurut dia, warga tidak menginginkan adanya sejenis penyakit yang terdapat pada hewan korban tersebut, karena hal ini dapat membahayakan kesehatan manusia.
“Kita tidak mau terjadi seperti di daerah Pulau Jawa, setelah lembu kurban itu selesai dipotong panitia korban, dan petugas pengawas dari Dinas Peternakan menemukan ada cacing pada hewan tersebut,” ujar Abubakar.

    Ia mengatakan, meski Dinas Pertanian dan Kelautan (Diskanla) Kota Medan, hingga kini belum ada menemukan hewan kurban yang dapat merugikan kesehatan warga.
Namun, masyarakat harus mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan itu. Sebab, petugas Diskanla melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban tersebut di lokasi penjualan sapi dan kambing di Kota Medan.
“Belum saat dilakukan penyembelihan hewan kurban oleh panitia kurban yang berada di masjid, maupun di kantor pemerintahan atau perusahaan swasta,” ucapnya.
Abubakar menambahkan, warga yang menerima pembagian sedekah hewan kurban jangan cepat merasa puas dan senang, tanpa lebih dahulu menyeleksi daging yang akan dimasak.
“Jangan gara-gara satu kilogram daging lembu kurban, dan akhirya warga tersebut tertular penyakit yang ditimbulkan dari hewan tersebut. Hal ini harus tetap dijaga,” kata Ketua YLKI itu.(anjas)