Alamsyah Hanafiah : Pelantikan Merki Bakri Tabrak Aturan

0

alamsyah hanafiahBANYUASIN,Sumsel, jurnalsumatra.com- Dilantiknya Merki Bakri sebagai Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuasin, membuat pengacara kondang Alamsyah Hanafiah angkat bicara. Apa yang dilalukan itu secara tidak langsung sudah menabrak aturan hanya demi kolega. ” Semestinya Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian tidak melantik Merki sebagai kepala dinas,  karena berstatus sebagai tersangka,”kata H Alamsyah Hanafiah kepada wartawan, kemarin.

Ketika melantik Merki dan pejabat lain, Yan Anton Ferdian belum OTT oleh KPK atas dugaan kasus suap proyek ijon di Diknas Banyuasin.

Pemerintah Kabupaten Banyuasin, terangnya    telah menabrak aturan yang sudah jelas-jelas Merki berstatus sebagai tersangka kenapa masih dilantik dan itu tidak dibenarkan.

“Bayangkan seorang yang mau melamar pekerjaan sebagi aparatur negeri sipil saja harus mempunyai surat kelakuan baik dari Kepolisian. Sedangkan dia ,(Merki) dengan  status tersangka kok masih dilantik, maka tidak bisa diterima,” jelasnya.

Lanjutnya, kalau seseorang sudah berstatus tersangka, wajib hukumnya untuk dinonaktifkan hal itu  sesuai dengan TAP  MPR RI No. 11 tahun 1998 tentang korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

“Nepotisme dalam artian seseorang yang sudah menjadi tersangka apalagi tersangka tindak pidana, maka selama dedikasinya dilakukan, ya masih tetap berstatus tersangka,”tandasnya. (Lubis)