Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Tata Batas Kotawaringin Timur Dan Seruyan Tuntas

0

      Sampit, Kalteng, jurnalsumatra.com – Permasalahan tata batas wilayah antara Kabupaten Kotawaringin Timur dengan Seruyan, Kalimantan Tengah, akhirnya tuntas setelah melalui pembahasan yang cukup lama.
“Sudah klir semua.  Alhamdulillah masalah tata batas dengan Kotawaringin Timur sudah klir semua dan sudah kami sampaikan kepada Gubernur,” kata Bupati Seruyan Sudarsono di Sampit, Rabu.
Permasalahan tata batas antara dua kabupaten ini terjadi sejak lama. Meskipun Seruyan merupakan pemekaran dari Kotawaringin Timur, namun masalah tata batas tetap harus diselesaikan dengan adil.
Tata batas di wilayah Kabupaten Seruyan yang dipermasalahkan yaitu di Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Seruyan Hilir dan Seruyan Raya. Tiga kecamatan itu berbatasan dengan Kecamatan Telawang Kabupaten Kotawaringin Timur.
Sudarsono bersyukur semua pihak di kedua kabupaten ini memiliki semangat yang sama yakni menyelesaikan tata batas itu dengan baik melalui musyawarah. Hal itu efektif karena mampu mencegah gejolak di lapangan dan penyelesaian pun tercapai.

      Bupati Kotawaringin Timur H Supian Hadi membenarkan sudah adanya kesepakatan terkait penyelesaian tata batas dengan Seruyan. Dia berharap ini akan membawa dampak positif bagi pembangunan kedua kabupaten.
“Seperti apa yang dikatakan Bupati Seruyan, masalah tata batas sudah selesai. Mudah-mudahan tidak ada lagi masalah yang muncul agar kita bisa lebih fokus membangun daerah,” kata Supian.
Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran menyambut positif tuntasnya masalah tata batas Kotawaringin Timur dan Seruyan. Dia berharap kesepakatan itu disosialisasikan kepada masyarakat supaya bisa diterima dengan baik.
“Alhamdulillah tata batas Seruyan dengan Kotawaringin Timur sudah selesai. Yang belum selesai adalah tata batas Seruyan dengan Kotawaringin Barat. Saya harap itu juga segera diselesaikan supaya tidak menimbulkan masalah dan tidak mengganggu pembangunan,” harap Sugianto.
Dia meminta seluruh kabupaten yang masih ada permasalahan tata batas segera diselesaikan. Semua pihak harus duduk bersama dan membuka diri agar tercapai penyelesaian yang baik dan bisa diterima semua pihak.(anjas)