Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Di Lahat, Mobil Bantuan Unicef Hilang Misterius

0

ambulance pbbLahat, Sumsel, jurnalsumatra.com – Tahun 2014 Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), mendapat bantuan dua unit mobil united nations children’s fund (UNICEF), yang diperuntukkan dibidang kesehatan dunia world health organization (WHO).

Mobil keluaran jerman itu, dengan kekuatan enam slelinder dibantukan untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Muara Enim, dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Lahat.

Disesalkan, mobil bantuan kesehatan dunia dari UNICEF untuk Bumi Seganti Setungguan, keberadaannya saat ini hilang “Misterius” tanpa jejak yang jelas. Padahal mobil itu, seharusnya selalu standbay di RSUD Lahat.

“Tahun 2014 Sumsel mendapat dua unit mobil itu. Lalu, mobil tersebut diberikan kepihak Rumah Sakit Pemerintah Muara Enim, dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lahat. Mobil ini bantuan dari kesehatan dunia UNICEF. Tapi, mobil untuk Lahat sendiri saat ini keberadaannya misterius,” ungkap Ketua LSM Humanika Lahat, Ahmad Birwansyah.

Menurut pria yang pernah duduk selaku wakil rakyat Kabupaten Lahat ini, mobil bantuan dari UNICEF tersebut, sudah pernah dipertanyakan, namun, dalih Dirut RSUD Lahat, mobil itu sekarang lagi keliling kesemua desa-desa yang ada di Kabupaten Lahat.

“Saat itu, sudah kita pertanyakan kenapa mobil bantuan dari UNICEF yang seharusnya stanbay di RSUD Lahat, sudah lama tidak terlihat lagi. Dirut RSUD Lahat beralasan, mobil tersebut saat ini keliling kesemua desa yang ada di Lahat,” ujar Ahmad Birmansyah, yang akrab disapa kak cibing ini.

Wajar, sambung Cibing, kalau keberadaan mobil ini dipertanyakan, karena, sudah cukup lama tidak terlihat nongkrong, di RSUD Lahat. Sebab, hanya dua Kabupaten yang mendapat bantuan mobil dari UNICEF ini, Lahat dan Muara Enim.

“mobil bantuan ini, walaupun sampai hancur sekalipun harus tetap ada bangkainya. Tidak boleh digunakan sebagai kendaraan pribadi. Tetapi, kenyataan dilapangannya, sampai mobil ini tidak pernah terlihat lagi, alias  misterius keberadaannya,” tegas Cibing.

Dijelaskan Cibing, belakangan diketahui bahwa, kerangka mobil itu disimpan digudang STM Negeri Lahat, jadi, dengan diketahui bahwa mobil ini hanya tinggal bangkai saja, apalagi sampai hilang bertanggungjawablah Dirut RSUD Lahat.

“Untuk itu, saya selaku Ketua LSM Humanika memintak kepada pihak penyidik agar dapat menangkap dan menjarakan oknum yang bertanggungjawab atas lenyapnya mobil bantuan dari UNICEF ini,” pungkas Cibing.

Terpisah, Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lahat, Drs Farhan Berza MM MBA diminta komentarnya mengatakan, mobil bantuan dari kesehatan dunia (WHO) yang mendapatkan hanya dua Kabupaten se-Sumsel yakni, Kabupaten Lahat, dan Kabupaten Muara Enim.

“Dikucurkannya mobil dari UNICEF ini, guna untuk RSUD Lahat agar dapat membantu masyarakat yang ada, karena, fasilitas didalam mobil tersebut cukup lengkap. Dan mobil itu, harus standbay 1×24 jam di RSUD Lahat. Kalau dalam aturannya sendiri, mobil ini tidak bisa dilelang apalagi diperjual belikan, dan tanggungjawab atas mobil ini, langsung Dirut RSUD Lahat sendiri,” cetus Farhan.

Sedangkan Dirut Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lahat Dr Hj Laila Cholik MKes, melalui Sekretaris RSUD Lahat Nurul dicoba untuk dikonfirmasi oleh wartawan mengatakan, Dirut belum bisa ditemui dan telepon selulernya tidak aktif ketika dihubungi.

“Kalau untuk komentar masalah mobil itu, yang berhak hanya Dirut, kita sudah mencoba menghubunginya tapi Hp nya sedang tidak aktif, untuk keberadaannya sendiri kami tidak tahu. Silakan saja kalau mau memberitakan masalah mobil itu,” tantang Sekretaris RSUD Lahat, saat beberapa wartawan mendatangi Rumah Sakit. (Din)