Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Pemko Tanjungpinang Rampingkan 57 SKPD    

0

Tanjungpinang, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau merampingan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) dari 57 Satuan Kerja Daerah (SKPD) menjadi 30 SKPD.
“Dari sekitar 57 SKPD yang ada termasuk kelurahan dan sekolah, dirampingan jadi 30-an, sementara untuk dinas akan dirampingkan jadi sekitar 15 dinas,” kata Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Senin (19/9).
Menurut Lis, upaya perampingan SOTK pada SKPD di Tanjungpinang tersebut berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah.
Lis mengaku, urusan perubahan SOTK sebagaimana yang diamanatkan di dalam Peraturan Presiden Nomor 18 tahun 2016 telah disampikan ke Dewan Pewakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjungpinang.
“Tinggal mengunggu mekanisme perampingan dari dewan. Karena semua sudah sudah kami sampaikan di dalam paripurna kemarin (15/9),” ucapnya.
Selain perampingan, sejumlah bidang yang awalnya dikelola oleh Pemko Tanjungpinang juga akan menjadi kewenangan Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau. Antara lain, bidang pendidikan menengah, kehutanan, kelautan, pertambangan, dan lainnya.
Akan tetapi, peralihan kewenangan sejumlah bidang tersebut belum diintruksikan Pemko Tanjungpinang. Sebab, sampai saat ini pemerintah kota masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat.
Di wawancara terpisah, Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Riono menjelaskan sejumlah SKPD juga turut dilebur. Seperti dinas tata kota akan digabungkan dengan dinas pekerjaan umum.
“Dinas kebersihan pertamanan dan pemakaman juga akan digabungkan dengan dinas perumahan pemukiman. Ini akibat adanya perampingan SOTK,” ujar Riono, Senin (19/9).
Perampingan SOTK ini sambungnya akan berdampak pada hilangnya sejumlah jabatan di SKPD Kota Tanjungpinang.
“Tak banyak, karena kami juga sudah pernah melakukan perubahan SOTK di 2015 lalu,” ujarnya.
Menurut Riono, perubahan SOTK akan disahkan secara paralel dengan pengesahan anggaran 2017. Sementara penggunaan SOTK baru ditagetkan pada 31 Desember 2016 mendatang.(anjas)