Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Pendapatan Daerah Diproyeksikan Menurun Pada APBD-P

0

     Padang Panjang, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat memproyeksikan Pendapatan Daerah pada APBD Perubahan 2016 mengalami penurunan sebesar Rp14,7 miliar dari target awal.
“Pendapatan Daerah mengalami penurunan dari Rp574,3 miliar menjadi Rp559,6 miliar atau sekitar 2,56 persen,” kata Wakil Wali Kota Padang Panjang, Mawardi di Padang Panjang, Selasa.
Penurunan Pendapatan daerah itu katanya, sudah tertuang pada Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) dan disampaikan melalui sidang paripurna DPRD setempat, Senin (19/9).
Penurunan pendapatan ini terjadi pada alokasi dana perimbangan yang bersumber dari kelompok dana perimbangan yaitu dana alokasi khusus (DAK), meskipun Pendapatan Asli Daerah mengalami peningkatan.
Pada kelompok pana perimbangan mengalami penurunan sebesar Rp20,6 miliar dimana Dana Alokasi Khusus mengalami penurunan sebesar Rp20,8 miliar dari Rp103,7 miliar sebelum perubahan menjadi Rp82,8 miliar atau turun sebesar 20,40 persen.

     Penurunan dari DAK terjadi pada Fisik dikurangi sejumlah 10 persen dari total atau senilai Rp6,9 miliar melalui Surat Edaran Menteri Keuangan Nomor se-10/MK.07/2016 tanggal 8 April 2016.
DAK Non Fisik (Sertifikasi Guru PNSD dan Tambahan Penghasilan Guru PNSD-red) dikurangi senilai Rp13,9 miliar melalui Surat Menteri Keuangan Nomor S-579/PK/2016 tanggal 16 Agustus 2016.
Sedangkan dari Pendapatan Asli Daerah mengalami kenaikan sebesar Rp5.8 miliar atau naik sebesar 9,5 persen dari perkiraan awal APBD Tahun 2016.
Perkiraan kenaikan ini terutama dari Pajak Daerah meningkat sebesar Rp175 juta dari Rp6,1 miliar sebelum perubahan menjadi Rp6,3 miliar setelah perubahan atau naik sebesar 2,85 persen.
Sedangkan retribusi daerah terjadi kenaikan sebesar Rp733 juta yakni dari Rp5 miliar sebelum perubahan menjadi Rp5,8 miliar atau naik sebesar 14,40 persen.
Wakil Ketua DPRD Padang Panjang, Yulius Kaisar menanggapi hal itu dengan positif dan akan dibahas pada lembaga legislatif setempat. “Kami akan lakukan pengawasan anggaran dan dibahas hingga penetapan secepatnya,” ujarnya.(anjas)