Razia Pekat, Enam Pelajar Terjaring

0

Bupati Lahat H Saifudin Aswari Riva'i SE, Saat Memanggil Ke-enam Pelajar ke Pendopoan Bupati Lahat..Lahat, Sumsel, jurnalsumatra.com – Lagi, razia gabungan yakni, jajaran Porles Lahat bersama TNI dan Satuan Pol PP Lahat, membuahkan hasil. Razia penyakit masyarakat (Pekat) ini, juga bersamaan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan, senjata tajam (Sajam), Narkoba, minuman keras (Miras), terutama diwarung remang-remang yang ada di Bumi Seganti Setungguan.

Razia kali ini, berdasarkan intruksi langsung dari Bupati Lahat, H. Saifudin Aswari Rivai SE, diawali dari kawasan Kecamatan Kota Lahat, diteruskan ke kawasan kawasan lain yang memungkinkan terjadinya Pekat. Alhasil, dalam razia tersebut sebanyak 30 orang yang terjaring, yang diantara terdapat 6 orang pelajar SMA dan SMK yang ada di lahat.

Ke-enam pelajar tersebut, tertangkap saat menikmati House Musik di Cafe Pesona Bintang (PB), lalu, langsung digelandang dan diserahkan ke hadapan Bupati Lahat, guna mendapat nasehat dan bimbingan dari orang nomor satu pemimpin Lahat ini.

Setiba di rumah dinas Bupati Lahat, ke 6 pelajar ini di kawal oleh Kabag Ops Polres lahat dan disaksikan oleh orang tua. Kendati terlihat marah besar terhadap kelakukan ke enam pelajar ini, namun H. Aswari tetap memberikan wejangan sebagai nasehat pada para penerus bangsa ini.

“Kalian masih pelajar, mau jadi apa kalian ini. Apa kalian tidak sayang pada orangtua, apa yang kalian perbuat ini sangat berdosa. Saya sudah pesankan kepada anak pelajar, siapa yang tertangkap langsung serahkan sama saya. Kalau kalian ini dak bertobat kalian akan hancur, kalian ini generasi di Kabupaten lahat. Kalian ini sudah merasa hebat dan bangga dengan minuman keras, merokok, kalian salah besar. Kak wari sayang dengan rakyat, apa lagi sama anak – anak. Bukan saya marah, tapi saya sayang pada mereka,” ungkap Aswari dihadapan Plh Sekda, Kabag Ops Polres Lahat, Sekretaris Dinas Pendidikan dan kepala sekolahnya, sembari mengucap terima kasih kepada pihak Polres Lahat, Pol PP dan TNI dan juga mengapresiasi kerja tim gabungan razia.

Kepada orangtua enam oran pelajar yang terjaring razia ini, supaya selalu waspada dan menjaga setiap gerak gerik anak anak mereka. Sebab, kata Aswari. Kalau meraka ini terjaring razia lagi,maka meraka tidak diberi ampun. “Langsung saja kita berhentikan mereka dari sekolah meraka masing – masing. Kalian harus buat perjanjian, selama satu bulan ini tidak boleh keluar rumah pada malam hari,” pesan Aswari dihadapan orang tua enam pelajar yang ada.

Sementara Kapolres Lahat, AKBP, Rantau Isnur Eka, SIK melalui oleh Kabag Ops Polres Lahat saat ditanya pewarta terkait razia tadi malam mengatakan, bahwa pihaknya bersama tim yang lain melakukan razia di warung – warung minuman dan jalan – jalam raya, guna menertibkan lalulintas dijalanan.

“Dari razia kali ini, kami berhasil mengamankan sebanyak 30 orang serta diantaranya ada 6 pelajar dari SMK PGRI 2 Lahat, Muhamdiyah Lahat, Santo yosef Lahat, NU dAN Lahat. Mereka kita temukan di Cafe Pesona Bintang dan langsung kita bawa ke Mapolres lahat, guna di periksa,” ujar Kabag Ops Polres Lahat. (Din)

 

Share.