Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Pengamat: Parpol Tunggu Calon PDIP Di DKI

0

    Jakarta, jurnalsumatra.com – Peneliti senior Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo mengatakan partai-partai politik cenderung menunggu pengumuman resmi bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung PDI Perjuangan pada Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017.
“Karena itu, keputusan DPP PDI Perjuangan yang secara resmi mengusung Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat, telah menjawab teka-teki politik yang dipertanyakan banyak pihak,” kata Karyono dihubungi di Jakarta, Kamis.
Ia mengatakan selama ini memang masyarakat menunggu keputusan resmi PDI Perjuangan, begitu pula dengan partai-partai politik yang akan mengusung calon kepala daerah pada Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017.
Hal itu karena PDI Perjuangan merupakan pemenang pemilu, baik secara nasional maupun di DKI Jakarta yang memiliki 28 kursi di DPRD DKI Jakarta dan satu-satunya partai politik yang dapat mengusung pasangan calon sendiri.
“Karena itu, wajar apabila sikap resmi PDI Perjuangan ditunggu oleh partai politik lainnya maupun masyarakat,” ujarnya.

Menurut Karyono, keputusan PDI Perjuangan mengusung Ahok-Djarot sebenarnya sudah bisa diperkirakan dari awal karena sudah ada beberapa pertanda yang ditunjukkan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Sukarnoputri, meskipun ada pertentangan terhadap sosok Ahok di internal partai.
“Itu merupakan bagian dari dinamika politik yang biasa terjadi pada setiap pergulatan politik. Apa yang terjadi dalam dinamika politik yang mengemuka di ranah publik tidak selalu berbanding lurus dengan fakta,” tuturnya.
Hal itu terbukti di Jakarta, meskipun ada berbagai pernyataan keras dari sejumlah kader PDI Perjuangan yang memiliki makna menolak Ahok, pada kenyataannya partai berlambang banteng itu justru mengusung gubernur yang saat ini sedang menjabat itu.
PDI Perjuangan merupakan partai politik yang pertama kali mengumumkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung pada Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017, yaitu Ahok dan Djarot.
Pasangan yang saat ini masih menjabat sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta itu juga merupakan yang pertama kali mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta.(anjas)