Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Legislator: pengelolaan pariwisata di SUMSEL masih minim

0

Palembang ,jurnalsumatra.com – Anggota Komisi V DPRD Sumatera Selatan Rizal Kenedi menilai pengelolaan pariwisata di provinsi itu masih minim, karena terkait dengan anggaran yang ada.

“Pengelolaan pariwisata di Sumsel minim, karena terkait dengan anggaran,” kata Rizal saat ditanya mengenai pengelolaan pariwisata di Palembang, Rabu.

Menurut dia, beberapa kegiatan tingkat nasional belum mampu mengajak wisatawan ke daerah ini seperti di Medan orang belum merasa ke sana kalau belum ke Danau Toba, kemudian Padang dengan jam gadangnya.

Sementara lanjutnya, Sumatera Selatan sendiri potensinya memiliki Danau Ranau, tetapi anggaran untuk obyek wisata itu sendiri pada tahun ini hanya Rp50 juta, jadi masih sangat prihatin.

Kemudian di Lubuklinggau dengan Bukit Sulap yang sekarang ini satu-satunya digalakan oleh wali kota setempat bisa menikmati keseluruhan Kota Lubuklinggau dari atas bukit dengan naik melalui jalur rel kereta api dan ini baru ada di Bali, tuturnya.

Ia menyatakan, rencananya itu akan diluncurkan pada hari ulang tahun Kota Lubuklinggau dan ini akan menjadi nomor dua setelah Bali di Indonesia.

Jadi, bagaimana potensi pariwisata yang ada ini bisa dijual, seperti Palembang dengan kain songketnya, hanya saja terkadang orang tidak mengetahui bagaimana cara membuat songket, sementara di Yogyakarta saat di bandara saja orang sudah bisa melihat orang membatik.

“Oleh karena itu, kita berharap ke depan pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel supaya meminta tempat di Bandara SMB II Palembang ada orang yang sedang menenun kain songket,” ujarnya.

Selanjutnya mengenai keamanan, karena itu diharapkan pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel kerja sama dengan instansi terkait sehingga mereka datang ke Sumsel merasa aman dan nyaman.

Kemudian kenyamanan menuju ke obyek wisata yang akan dikunjungi dengan pembangunan infrastruktur seperti jalan, katanya.(anjas)