Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Harga Cabai Di Aceh Utara Belum Stabil

0

     Lhokseumawe, Aceh, jurnalsumatra.com – Harga cabai merah di tingkat pedagang pengecer di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, belum stabil sejak beberapa pekan terakhir dan dinilai masih tinggi yakni Rp60 ribu/Kg.
Menurut para pedagang di Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Selasa, harga beli cabai merah dalam empat hari terakhir sempat Rp40 ribu per kilogram, akan tetapi dalam dua hari terakhir kembali naik dan bertahan pada kisaran Rp60 ribu/Kg.
“Empat hari lalu harganya cuma Rp40 ribu, kemudian naik menjadi Rp50 ribu dan sekarang sudah bertahan pada Rp60 ribu/Kg,” kata Saiful, pedagang tradisional di Kota Lhoksukon,
Artinya, ungkap Saiful, dalam empat hari terakhir terjadi kenaikan harga beli cabai merah yang cukup signifikan yakni mencapai Rp20 ribu/Kg-nya.

     Meskipun demikian, sebut Saiful lagi, harga tersebut sudah menurun dibandingkan harga beli sebulan terakhir, tepatnya pada megang hari raya Idul Adha, yakni sampai tembus Rp100 ribu/Kg.
Ia mengaku tidak mengetahui penyebab ketidakstabilan harga salah satu kebutuhan bumbu dapur tersebut, sedangkan untuk pasokan cabai merah saat ini masih stabil, begitu juga dengan permintaan konsumen juga normal seperti biasanya.
“Cabai merah yang dipasok ke pedagang di Kota Lhoksukon, merupakan cabai merah lokal. Kalau dari luar (Provinsi Sumatera Utara) pasokannya sangat minim,” jelasnya.
Untuk mencukupi kebutuhan pasar saat ini, para pedagang mendapatkan cabai merah dari sejumlah petani lokal di sekitar wilayah Kabupaten Aceh Utara.
Sementara itu, untuk harga cabai hijau saat ini sudah turun pada harga Rp40 ribu/Kg dari Rp50 ribu/Kg, sedangkan cabai rawit masih bertahan Rp50 ribu, sebelumnya hanya Rp28 ribu/Kg.(anjas)